Virus Corona di Samarinda
Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Samarinda Diutamakan Lansia
Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan segera menyiapkan dosis vaksin, untuk melaksanakan pemberian vaksin penguat atau booster
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan segera menyiapkan dosis vaksin, untuk melaksanakan pemberian vaksin penguat atau booster.
Hal itu setelah keluarnya edaran dari Kementerian Kesehatan RI yang telah memperbolehkan diberikannya suntikan dosis penguat vaksin Covid-19 mulai 12 Januari 2022.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih menyatakan, vaksinasi penguat yang mulai dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan di Samarinda, akan diutamakan kepada masyarakat lansia dan rentan sesuai arahan dari Kemenkes.
Ia menerangkan vaksin dosis ketiga ini baru akan diberikan karena sesuai ketentuan Kemenkes bahwa, penyuntikan vaksin booster baru dapat dilaksanakan jika capaian vaksin untuk lansia telah sampai 60 persen setidaknya untuk dosis pertama.
Baca juga: Walikota Andi Harun Instruksikan Dinkes Mulai Siapkan Vaksin Booster dalam Waktu Dekat
Baca juga: Vaksinasi Booster di Mahulu Dimulai, Bupati Bonifasius: Masyarakat Jangan Takut
Baca juga: Waktu dan Lokasi Vaksinasi Booster bagi Guru di Bontang, Cari Infonya Langsung ke Disdik
"Untuk Kota Samarinda 60 persen vaksin bagi lansia baru tercapai sekitar dua hari yang lalu, jadi setelah ini terpenuhi baru kita akan mulai (vaksinasi booster)," jelasnya, Minggu (16/1/2022).
Ismed memastikan bahwa pemberian vaksinasi itu akan dimulai dalam beberapa hari ke depan, dengan melihat kondisi ketersediaan dosis vaksin yang memungkinkan untuk diberikan.
Adapun jenis vaksin yang akan diperuntukkan bagi vaksinasi booster ini juga akan menyesuaikan aturan yang telah diedarkan oleh Kementerian Kesehatan.
"Yang bisa digunakan (untuk vaksin booster) itu kan ada jenis vaksin Astrazeneca, Pfizer dan Moderna, kita ikuti ketentuannya saja dari pusat," ungkap Ismid lebih lanjut.
Berdasarkan edaran Kemenkes RI bahwa bagi penerima dosis vaksin lengkap jenis Sinovac diperbolehkan disuntik vaksin booster jenis Astrazeneca dan Pfizer dengan setengah dosis.
Masyarakat yang hendak mendapatkan vaksin booster hanya perlu menunjukkan identitas dan bukti vaksin kedua, atau undangan vaksin booster yang disampaikan secara digital melalui aplikasi peduliLindungi.
Untuk sementara ini, vaksin dosis ketiga yang diberikan di Samarinda masih diutamakan bagi lansia yang capaian vaksin dosis satunya telah sampai 60 persen, sedangkan dosis kedua telah diberikan sebanyak 47 persen.
Sementara sasaran vaksin booster non lansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis pertama minimal 70 persen.
Capaian vaksin di kota Samarinda secara keseluruhan pun telah mencapai 82 persen untuk dosis pertama, dan sebanyak 66 persen telah disuntik vaksin dosis kedua.
Baca juga: Dinkes Balikpapan Targetkan 5 Ribu Warga Disuntik Vaksin Booster Tiap Hari
Untuk penyelenggaraan vaksinasi booster ini di Samarinda, kepala dinas kesehatan Samarinda itu, akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait apakah nanti akan berlangsung di masing-masing puskesmas atau dilaksanakan secara terpusat.
"Nanti pastinya kita juga akan berkoordinasi dan dibantu oleh TNI-Polri dan instansi lainnya maupun pihak swasta dalam pemberian vaksinasi ini, kita akan umumkan bila sudah dimulai," pungkas Ismed. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vaksinasi-booster-di-kota-samarinda-akan-diutamakan-bagi-lansia.jpg)