Berita Nasional Terkini

Jokowi Mania Kesal Urusan Minyak Goreng Tak Kelar, Desak Menteri Satu Ini Dicopot

Jokowi Mania kesal urusan minyak goreng tak kelar, desak Menteri satu ini dicopot

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
STOK TERBATAS - Aprindo mengaku susah memenuhi permintaan, pasalnya dari distributor minyak goreng mengalami pembatasan stok. 

TRIBUNKALTIM.CO - Relawan Jokowi Mania menyoroti harga minyak goreng yang tak kunjung terkendali.

Diketahui, sekitar 2 bulan terakhir harga minyak goreng naik berkali-kali lipat.

Pemerintah mengambil sikap dengan mematok harga eceran tertinggi Rp 14 ribu per liter.

Namun, harga dipasaran tetap tak terkendali.

Kendati pun harga di ritel modern bisa mengikuti HET, namun stoknya selalu habis.

Dilansir dari Wartakota, Jokowi Mania menilai Menteri Perdagangan, Muhamad Luthfi tidak serius mengurus persoalan minyak goreng.

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer menegaskan kepolisian harus turun tangan menangani persoalan kelangkaan minyak goreng.

"Ini mainan kartel CPO lah.

Mereka sengaja mengatur harga.

Baca juga: Stok Minyak Goreng Subsidi Kosong di Pasar Klandasan Balikpapan, Dijual Harga Normal

Sudah jelas Presiden minta harga turun, ini kok malah jadi langka," kata Noel, dalam keterangannya Senin (14/2/2022).

Menurut Noel berdasarkan data di lapangan, ada banyak penimbunan minyak goreng.

Tak hanya itu, ditemukan pula antrean kapal pengangkut CPO yang mengantre di laut.

Seakan-akan, mereka enggan untuk mengolah CPO minyak goreng .

Noel melanjutkan, fakta ini jelas memperlihatkan kegagalan Mendag M Luthfi untuk mengelola harga minyak goreng.

"Sudah waktunya ada satgas pangan gabungan penegak hukum. Negara tak boleh kalah dalam aksi kartel minyak goreng ini," tegas dia.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved