Berita Samarinda Terkini

Harga Cabai di Samarinda Tembus Rp 60 Ribu/Kg, Naik Rp 10 Ribu

Harga cabai di beberapa daerah dikabarkan telah mengalami kenaikan. TribunKaltim.co mencari tahu bagaimana dengan kondisi harga cabai di pasaran Kota

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Arifin (60), salah satu penjual cabai di Pasar Segiri Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia mengaku kenaikan harga cabai mencapai Rp 10 ribu. TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Harga cabai di beberapa daerah dikabarkan telah mengalami kenaikan.

TribunKaltim.co mencari tahu bagaimana dengan kondisi harga cabai di pasaran Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Arifin (60), salah satu penjual cabai di Pasar Segiri Samarinda, mengatakan harga cabai saat ini telah mengalami kenaikan.

Ia mengaku kenaikan harga, yakni dari berbagai jenis cabai per kilonya bisa mencapai Rp 10.000.

Kenaikan tersebut yakni jenis cabai rawit, cabai besar, cabai keriting, dari yang mulanya sekilo dari harga Rp 50.000 sampai dengan harga Rp 60.000.

Baca juga: Cuaca tak Menentu Akibatkan Harga Cabai di Kutai Timur Naik Jadi Rp 90 Ribu per Kilogram

Baca juga: Harga Cabai Berangsur Turun di Kisaran Rp 55 Ribu/Kg di Samarinda

"Satu kilonya Rp 60 ribu sekarang, kalau dulu cuma Rp 45/50 ribu. Naiknya ini sekitar 10 hari ini," ungkapnya kepada TribunKaltim.co

Dia tak mengetahui pasti apa penyebab terjadi kenaikan cabai ini, karena ia hanya mengikuti harga pasaran yang ada di sana.

"Kami ini sebenarnya tak mau naikkan, memang dari sananya naik jadinya kami ngikuti saja," tuturnya.

Ia tak mengelak, dengan adanya kenaikan cabai ini membuat penjualannya menurun, bahkan semenjak masuknya virus corona di Kota Samarinda.

Ia mengatakan, dulu dalam sehari dirinya bisa menghabiskan dua peti yang mana satu petinya sebanyak 40 kilogram, tetapi sekarang satu peti dalam dua hari.

Baca juga: Harga Cabai Lokal dan Merah di Kutai Timur Masih Tinggi, Sentuh Nilai Rp 60 Ribu per Kg

"Sekarang satu peti aja nggak nentu bisa sehari bisa juga dua hari baru habis," ujarnya.

Dia mengharapkan harga cabai bisa kembali normal, seperti semula sehingga penjualannya juga seperti sebelumnya.

Hal senada disampaikan, Sulastri (57), penjual sembako di Pasar Segiri.

"Kalau lombok (cabai) itu naiknya bisa jam-jaman. Kalau nggak ada barang datang misal hari ini Rp 30 ribu, besok pagi bisa naik Rp 50 ribu," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved