Berita Kaltim Terkini
Penentuan Lokasi Tol Samarinda-Bontang, Ini Jawaban BPJT dan Pemprov Kaltim
Terkait rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua Kota di Kalimantan Timur nampaknya belum dapat terealisasi dalam waktu dekat
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Terkait rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua Kota di Kalimantan Timur nampaknya belum dapat terealisasi dalam waktu dekat.
Jalan bebas hambatan nantinya akan dibangun untuk menghubungkan Kota Samarinda-Bontang.
Ekseskusi pembangunannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, lantaran lokasi pasti guna pembangunan jalan bebas hambatan tersebut belum ditentukan.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Danang Parikesit singkat mengatakan, bahwa penentuan lokasi keputusannya ada di Pemprov Kaltim.
"Penlok (penentuan lokasi), itu di Pemprov ya," singkat Danang, Jumat (25/3/2022).
Sementara itu Pemprov Kaltim melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda mengungkapkan, belum bisa menentukan lokasi lantaran dokumen pendukung yang diperlukan belum lah lengkap.
Baca juga: Penumpang Teriak Kepanasan, Viral Bus Terbakar di Jalan Tol, Respon Cepat Sopir
Baca juga: Material Jalan Tol Terbuat dari Aspal Maupun Beton, Ternyata Ini Loh Alasannya
Baca juga: Jalan Tol Manado-Bitung Selesai, Efeknya Turunkan Biaya Logistik dan Dukung Wisata Sulut
"Penlok mesti ada data lengkap. Lahan yang dibutuhkan di mana saja. Itu semua (dokumen) masih di BPJT," ungkapnya, Jumat (25/3/2022).
Nanda, sapaan akrabnya, sampai saat ini belum menerima dokumen tersebut.
Tetapi tidak menutup kemungkinan, bisa saja berkasnya telah sampai ke Gubernur Kaltim.
"Mungkin juga suratnya langsung ke Pak Gubernur. Karena Gubernur nanti yang menentukan, kan lintas Kabupaten/Kota," sebutnya.
Untuk hal lain, sampai saat ini diakui Nanda, Feasibilty Study (FS) atau studi kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) diketahui sudah rampung, serta sudah selesai dilakukan pembahasan.
Pembahasan bersama sudah rampung, artinya kedepan urusan kebutuhan lahan bisa dilengkapi lokasi pastinya, maka pihaknya pun akan langsung mengurus proses Penlok.
"Sudah lengkap semua, kebutuhan lahan lengkap dengan koordinatnya," tandasnya.
Meski demikian, keberadaan pembangunan Tol Samarinda-Bontang yang membutuhkan lahan sangat luas.
Tidak memungkiri, Nanda juga mengatakan nantinya akan ada lahan yang ikut tergerus akibat pembangunan tol.
Baca juga: Jalan Tol Ternyata Dibangun dengan Banyak Tahapan Loh, Yuk Simak Penjelasan dari Ahlinya