Ramadhan

Pasokan BBM hingga Idul Fitri Dipastikan Aman, Walikota Samarinda: Awasi SPBU Tutup tanpa Alasan!

Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina di Samarinda dipastikan aman dan terpenuhi sampai dengan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun mengecek penerapan fuel card 2.0 dari Pertamina di SPBU Tanah Merah Samarinda. Pasokan BBM di Samarinda dipastikan aman untuk Idul Fitri tahun ini.  TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina di Samarinda dipastikan aman dan terpenuhi sampai dengan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Disampaikan oleh walikota Samarinda, Andi Harun, pemerintah kota telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait ketersediaan BBM untuk masyarakat pada momen lebaran tahun ini.

"Kita memastikan pasokan (BBM) kita aman untuk Idul Fitri, dan Pertamina telah memberi garansi kepada pemerintah kota bahwa hingga Idul Fitri, pasokan kita dalam posisi aman," cetusnya, Jumat (29/4/2022).

Oleh karena itu walikota mengharapkan seluruh SPBU yang ada di Samarinda bisa melayani masyarakat dengan tepat, mengingat kebutuhan BBM yang meningkat jelang lebaran, terutama untuk aktivitas mudik.

Pemkot Samarinda juga akan mengawasi jika ada SPBU yang tutup tanpa alasan jelas pada hari-hari ini.

Baca juga: Tangki Mobil Dimodifikasi, Pengetap BBM Solar Subsidi Diringkus Polres Bontang

Baca juga: Walikota Andi Harun Habis Lebaran akan Tertibkan Pertamini dan BBM Eceran di Samarinda

Baca juga: Pemkot Resmi Keluarkan Surat Edaran, Pembelian BBM di SPBU Samarinda Kini Dibatasi

"Tergantung apakah penutupan (SPBU) itu memang cukup berdasar, kalau tidak maka Pertamina sudah menyatakan siap memberi sanksi, jika ada dugaan penyalahgunaan kondisi yang dilakukan oleh SPBU," tukas Andi Harun.

"Masyarakat juga harus membantu melaporkan SPBU mana saja yang potensial tidak mengindahkan kebijakan pemerintah dan Pertamina," pungkasnya.

Pemkot Samarinda sendiri telah mengeluarkan surat edaran pembatasan pengisian BBM di SPBU yang ada di Samarinda sejak Senin (25/4/2022).

Pembatasan pengisian BBM terutama untuk jenis solar dan Pertalite itu berdasarkan jenis kendaraannya dan berlaku di semua SPBU.

Pembatasan itu juga dinilai dapat mengatasi antrean truk solar di tepi jalan umum yang kerap terjadi di Samarinda.

"Sekarang di Samarinda sudah berlaku sistem Fuel Cars 2.0, jadi pengemudi yang ingin mengisi solar bersubsidi harus punya kartu itu, karena sistemnya tidak bisa dipakai mengisi berulang kali, dalam satu hari," pungkas Andi Harun. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved