Berita Kalteng Terkini

Kota Palangkaraya Mulai Atur Jalur Kendaraan Sepeda Listrik, Simak Pengguna Usia Remaja

Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, mulai atur jalur kendaraan sepeda listrik. Simak untuk pengguna kalangan usia remaja

Editor: Budi Susilo
KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S
ILUSTRASI Sepeda listrik gede (Seliged). Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, mulai atur jalur kendaraan sepeda listrik. 

TRIBUNKALTIM.CO, PALANGKARAYA – Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, mulai atur jalur kendaraan sepeda listrik. Simak untuk pengguna kalangan usia remaja.

Jalur kendaraan penggerak sepeda listrik diatur dalam surat edaran Wali Kota Palangkaraya nomor: 634.a/Dishub.I/V/2022.

Berbunyi, pengguna kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak sepeda listrik hanya dapat digunakan pada jalur khusus atau kawasan tertentu yaitu pemukiman, jalan yang ditentukan Car Free Day (CFD).

Serta kawasan wisata, area sekitar sarana angkutan massal sebagai bagian dari kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak sepeda listrik yang terintegrasi, kawasan perkantoran dan arean di luar jalan.

Baca juga: Harga Motor Listrik Harley Davidson Rp 259 Jutaan, Bisa Tempuh Jarak 160 Km Sekali Isi Batre

Baca juga: Uniba Persembahkan Motor Listrik IKN, Bisa Tempuh 40 KM Sekali Charging

Baca juga: Ikuti Program Rezeki POIN OMG!, Pelanggan Telkomsel di Tarakan Raih Sepeda Listrik

"Setiap pengguna kendaraan tertentu penggerak sepeda listrik wajib menaati peraturan tersebut, jika melanggar ada sanksi sesuai perundangan yang berlaku," kata Alman Pakpahan, Sabtu (4/6/2022).

Penjual dan pengusaha kendaraan tertentu sepeda listrik juta diatur untuk menaati peraturan, yang juga dituangkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 45 Tahun 2022.

Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak sepeda listrik yang dimaksud adalah, Skuter Listrik, Sepeda Listrik, Hoverboard, Sepeda Roda Satu (Unicycle) dan Otopet.

Skuter Listrik dan sepeda listrik harus memenuhi persyaratan keselamatan meliputi lampu utama, lampu posisi atau alat pemantul cahaya (reflector) pada bagian belakang.

Lalu alat pemantul cahaya (reflector) di kiri dan kanan, sistem rem yang berfungsi dengan baik, klakson atau bel, kecepatan paling tinggi 25 km per jam.

Sedangkan untuk Hoverboard, Sepeda Roda Satu (Unicycle) dan Otopet, persyaratan keselamatan meliputi, lampu utama, sistem rem yang berfungsi dengan baik, alat pemantul cahaya, kecepatan paling tinggi 6 km per jam.

Setiap pengedara kendaraan tersebut wajib menggunakan helm, usia pengguna paling rendah 12 tahun, tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang kecuali Sepeda Listrik yang dilengkapi dengan tempat duduk penumpang.

Selanjutnya tidak diperbolehkan melakukan modifikasi daya motor yang dapat meningkatkan kecepatan. Pengendara juga wajib memahami dan mematuhi tata cara berlalu lintas.

Dalam hal pengguna kendaraan tertentu berusia 12 tahun sampai dengan 15 tahun, pengguna kendaraan tertentu harus didampingi oleh orang dewasa. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Simak Peraturan Lajur Kendaraan Penggerak Sepeda Listrik, Ini Peraturannya

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved