Berita Kaltim Terkini

Mengenal Masyarakat Dusun Mului Kabupaten Paser, Peraih Kalpataru 2022 dari KLHK RI

MHA Mului akhirnya diganjar penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Kalpataru

HO/DLH Kaltim
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas LH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Tutik Rahayuningsih (kanan), memberikan piagam apresiasi kepada Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului, yang diketuai Jidan. HO/DLH Kaltim 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Upaya tak kenal lelah yang dilakukan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului di Kabupaten Paser, membuat banyak pihak kagum, sekaligus bangga terhadap apa yang telah dilakukan kelompok masyarakat ini dalam menjaga kelestarian hutan.

Setelah kurang lebih 27 tahun memperbaiki dan menyelematkan fungsi lingkungan hutan di kawasan Hutan Lindung Gn Lumut, MHA Mului akhirnya diganjar penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, yakni Kalpataru.

MHA Mului sendiri berada di Dusun Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser.

Bisa dikatakan, dengan segala keterbatasan yang dihadapi masyakat setempat, namun tidak membuat warga di sana abai untuk tidak peduli terhadap lingkungannya.

Perlu perjuangan ekstra agar bisa sampai ke lokasi, karena akses jalan yang kurang memadai. Kondisi tersebut diperparah dengan nyaris tidak ada sama sekali sinyal telekomunikasi, membuat akses distribusi data kelengkapan terkendala.

Hal ini jugalah yang dialami oleh tim dari Seksi Peningkatan Kapasitas LH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bersama DLH Kabupaten Paser, yang melakukan pendataan, verifikasi, hingga mengumpulkan berkas kelengkapan MHA Mului untuk diajukan ke KLHK RI.

“Memang tidak mudah untuk menjangkau warga Dusun Mului ini. Tapi, kami dari DLH Kaltim melalui Seksi Kapasitas, punya tanggung jawab moral untuk tetap menindaklanjuti informasi mengenai adanya kelompok masyarakat yang secara aktif merawat dan menjaga hutan,” ucap Kepala DLH Kaltim, E.A. Rafiddin Rizal, Minggu (5/6/2022).

Baca juga: Berikut Daftar Penerima Kalpataru di Kaltim, Warga Mului Paser Tambah Prestasi Bumi Etam di 2022

Baca juga: Warga Dusun Mului Paser Terima Penghargaan Lingkungan Hidup, Kalpataru ke-12 Bagi Kaltim

Baca juga: Masyarakat Dusun Mului Paser Terima Penghargaan dari Kemen LHK RI, Kalpataru ke-12 Bagi Kaltim

“Setelah penggalian informasi dilakukan, pengumpulan berkas dan kelengkapan lainnya lengkap, barulah kami kirimkan ke Kementerian. Ini juga dilakukan terhadap seluruh calon penerima Kalpataru. Tapi, yang terpilih menerima penghargaan tahun ini hanya MHA Mului,” jelasnya.

Terlepas dari itu semua, MHA Mului diakui secara nasional dan berhak menerima penghargaan Kalpataru tahun ini (2022).

Lalu, apa sebenarnya yang dilakukan MHA Mului hingga akhirnya memperoleh Kalpataru, penghargaan paling bergengsi di bidang lingkungan hidup dan kehutanan?

Kelembagaan MHA Mului telah berdiri sekitar tahun 1995 yang diketuai Jidan, yang juga merupakan kepala adat setempat. Mempunyai misi untuk memperbaiki dan menyelematkan fungsi lingkungan hutan di Dusun Mului, yang berada di kawasan Hutan Lindung Gn Lumut.

Dusun Mului sendiri diapit oleh dua perusahaan IUPHHK-HA yang sudah tidak beroperasi lagi, tapi meninggalkan banyak dampak kerusakan pada hutan tersebut.

Selain akses jalan rusak, tebing longsor, hingga bekas tebangan pohon akibat kegiatan logging.

ului, Jidan (tengah), bersam
Ketua Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului, Jidan (tengah), bersama Tim Verifikasi dari Seksi Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kaltim dan DLH Kabupaten Paser. HO/DLH Kaltim

Di masa lalu kedua perusahaan tersebut juga melakukan penambangan emas liar di aliran Sungai Sayo dan Sungai Payang dari arah hilir hingga kearah hulu yang berada disekitar Kampong Mului, menggunakan pompa dengan kapasitas besar pada aliran sungai yang berada dalam wilayah adat, sehingga menyebabkan kerusakan tebing sungai dan batuan, mengakibatkan air sungai menjadi keruh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved