Minggu, 26 April 2026

Berita Nasional Terkini

Apa Itu Ras Melanesia? Inilah Sejarah dan Perkembangannya di Indonesia

Inilah sejarah dan perkembangan ras Melanesia di Indonesia, juga tersebar disejumlah negara lainnya.

Jupiter Weku
Ilustrasi, Sejumlah warga melakukan Tarian Yospan Jalan (Yosim Pancar) yang biasa dikenal sebagai tarian persahabatan di Kabupaten Nabire, Papua, Senin (15/8/2011). Jupiter Weku 

TRIBUNKALTIM.CO - Indonesia terdiri dari beragam budaya dan ras yang tersebar diseluruh wilayah NKRI, termasuk ras Melanesia.

Namun, masih banyak yang belum memahami latar belakang dan sejarah, serta perkembangan ras Melanesia di Indonesia.

Berikut ini penjelasan singkat mengenai ras Melanesia.

Ras Melanesia adalah ras yang mendominasi Papua dan Papua Nugini.

Arti Melanesia yaitu gugus kepulauan, bangsa, dan bahasa di bagian barat daya Lautan Teduh, di sebelah timur laut Australia, dikutip dari KBBI.

Ras Melanesia tersebar dari barat laut ke tenggara, pulau-pulau membentuk busur yang dimulai dengan New Guinea.

Baca juga: HARI INI, Pemilu Papua Nugini Dimulai, Intip 2 Kandidat Terkuat serta Sambutan Baik Investasi Cina

Baca juga: Pemekaran Papua Disahkan Meski Menuai Pro dan Kontra, Timotius Murib: DPR Terlalu Menggebu-gebu

Baca juga: DPR Sahkan 3 RUU DOB Papua, Ketua MRP Timotius Murib: Pengesahan Ini Tanpa Aspirasi dari Rakyat

New Guinea bagian barat saat ini disebut Papua dan merupakan bagian dari Indonesia, dan bagian timur yang terdiri dari negara merdeka Papua Nugini.

Ras Melanesia juga mendiami Kepulauan Solomon, Kepulauan, Vanuatu (sebelumnya Hebrides Baru), Kaledonia Baru, Fiji, dan banyak pulau kecil lainnya.

Garis Andesit, ciri geologis aktivitas vulkanik dan gempa bumi yang ekstrem, memisahkan Melanesia dari Polinesia di timur dan dari Mikronesia di utara, di sepanjang Khatulistiwa.

Di selatan, Melanesia dibatasi oleh Tropic of Capricorn dan Australia.

Nama Melanesia berasal dari bahasa Yunani melas 'hitam' dan nesoi 'pulau' karena kulit penduduknya yang gelap.

Pada awal abad ke-21 populasi Melanesia sekitar 10 juta.

Baca juga: TNI - Polri Pakai Helikopter Cari Markas Rahasia KKB Papua di Hutan Rimba, Dapat Info dari Sosok Ini

Meskipun zaman prasejarah sebagian besar pulau Melanesia belum sepenuhnya didokumentasikan, bukti menunjukkan fragmentasi budaya, bahasa, dan politik yang berlaku pada saat kedatangan Eropa.

Ketika Eropa datang ke wilayah Melanesia, mereka sudah memiliki setengah lusin bahasa, dialek, dan budaya yang ditemui di satu pulau.

Perkembangan ras Melanesia mulai dari bahasa dan budaya telah terjadi selama 2.000 tahun sebelumnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved