Berita Kukar Terkini
Cara Membangun Karakter Anak Didik ala Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kukar
Dunia pendidikan tidak terlepas dari apa yang disebut dengan pengembangan karakter anak didik.
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Dunia pendidikan tidak terlepas dari apa yang disebut dengan pengembangan karakter anak didik.
Penting bagi anak didik mencari karakter yang kuat untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Itulah prinsip yang disampaikan oleh Agus Suparmanto, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Tengarong, Kukar kepada TribunKaltim.co pada Kamis (14/7/2022) via WhatsApp.
Memang banyak teori bahwa pembangunan karakter difokuskan di usia anak-anak. Tapi implementasinya sepanjang hayat.
Baca juga: Kisah Guru SD di Marangkayu Kukar, Ajarkan ke Siswa soal Dampak Tambang Ilegal Batu Bara
Baca juga: Pembelajaran Daring Diapresiasi Masyarakat, Bupati Kukar Sebut Pendidikan Dapat Prioritas Tertinggi
Baca juga: Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdikbud dan Tanoto Foundation Gelar Pelatihan Mentorship Fasilitator
Kata dia, karakter ini sangat penting. Banyak fenomena pengembangan karakter di sekolah timbul tenggelam, karena perancangan teknisnya hanya di tataran program.
"Penguatan karakter hanya dengan karakter,” kata Agus Suparmanto, yang juga sebagai Fasilitator Daerah MBS Tanoto Foundation di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Pembangunan karakter ini bisa dirawat dengan pembiasaan terus menerus dan keteladanan.
Keteladanan pun prinsipnya dijalankan dengan kesepakatan dan konsistensi antara orang tua dan guru.
Baca juga: Tanoto Foundation Dukung Penanganan Covid-19, Berikan APD ke Rumah Sakit di 3 Wilayah
Keteladanan ini dapat memantulkan karakter bagus yang dirasakan oleh siswa. Secara vokal, Agus menceritakan pembangunan karakter.
Diyakini, visi dari SMPN 4 Tenggarong, Kutai Kartanegara yaitu berbudi pekerti luhur dan prestasi.
Agus Suparmanto, M.Pd di tengah situasi pembelajaran yang dinamis, meyakini memegang peranan penuh untuk memastikan proses pembelajaran dan pendampingan terkontrol mencapai prestasi akademis.
Untuk non-akademis, Agus memberdayakan sumber daya manusia dari praktisi untuk dapat mengikuti kompetensi nasional.
Visi prestasi, dengan terikat sama-sama lingkungan pendidik, mudah untuk bergerak secara kolektif untuk mencapai prestasi.
Baca juga: Platform Digital Kukar Pintar dan Cerdas, Mitra Terbaik Tanoto Foundation Seluruh Indonesia
Namun, visi budi pekerti, sulit diukur, namun mudah dirasakan. Untuk itu, Agus menanamkan bahwa mempunyai karakter yang baik itu penting kepada sesama guru, dimulai dari kepala sekolah, Agus Suparmanto.
Setelah itu, Agus melibatkan kolaborasi dan sinergitas orang tua dan guru sebagai keluarga sekolah untuk menggerakkan paguyuban sekolah, menjaga budaya literasi, dan kesehatan lingkungan sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/karakter-anak-didik.jpg)