Selasa, 21 April 2026

Virus Corona di Kalteng

Warga Palangkaraya Dinilai Abai Protokol Kesehatan, Kini Kasus Covid-19 Naik

Saat ini bahkan kasus Covid-19 atau Virus Corona mulai menunjukan geliat, trend naik seperti Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Warga menggunakan masker sebagai langkah patuh pada protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang belum tuntas. Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah kasus Covid-19 naik lantaran warganya kurang disiplin protokol kesehatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, PALANGKARAYA - Pandemi Covid-19 di Indonesia belum usai, status wabah Virus Corona belum resmi dicabut. 

Saat ini bahkan kasus Covid-19 atau Virus Corona mulai menunjukan geliat, trend naik. 

Satu di antaranya adalah di daerah Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangkaraya merangkak naik.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kaltim, Dalam 3 Hari Angka Positif Tembus 95 Kasus 

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, Status Endemi Covid-19 Masih Belum Ditentukan

Baca juga: Pekerja Perusahaan Sumbang Angka Tinggi Kasus Covid-19 di Bontang, Kini Jalani Isolasi Mandiri

Data terakhir disebutkan ada 64 orang terpapar virus dari Wuhan, China tersebut.

Dari data tersebut rata-rata penyebabnya tranmsisi lokal. Bermula dari seseorang melakukan perjalanan ke luar daerah, lalu menularkan ke komunitas atau keluarganya.

"Data per 18 Juli 2022 terdapat 64 kasus terkonfirmasi positif. 20 orang dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri," ujar Ketua Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, Selasa (19/7/2022).

Sedangkan 3 hari terakhir, ada 31orang terkonfirmasi positif. 12 orang lainnya telah dinyatakan sembuh.

Baca juga: GAWAT Angka Covid-19 di Bontang Naik Capai 31 Kasus, Mayoritas Didominasi Pekerja Perusahaan

Menurutnya, meningkatnya kasus tersebut ada beberapa faktor. Pertama, masyarakat dinilai mulai abai terhadap prokes memakai masker dan mencuci tangan.

"Tingkat kepatuhan masyarakat saat ini sudah mulai abai. Memakai masker dan cuci tangan. Kita akan melakukan sosialisasi dan edukasi kembali di masyarakat," ungkap Emi Abriyani.

Yang kedua, capaian vaksin booster di masyarakat Kota Palangkaraya saat masih 35 persen. Sehingga hal tersebut memantik kekebalan imun tubuh masyarakat belum merata.

"Vaksin 1 dan 2 di Kota Palangkaraya saat ini sudah sesuai target. Bahkan melebihi target. Namun yang masih rendah yakni vaksin booster 35 persen," bebernya.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Balikpapan Capai 72 Orang, 63 Orang Jalani Isolasi di Rumah

Pihaknya berjanji untuk terus menggencarkan kembali vaksinasi dosis 3 atau booster untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan.

Sementara itu, Kelurahan yang masih berstatus zona merah Covid-19 meliputi Menteng, Langkai, Palangka, Bukit Tunggal, dan Panarung.

Zona kuning Kelurahan Sabaru dan Pahandut. Sisanya masih dalam zona hijau atau beresiko rendah Covid-19. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul 64 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Palangkaraya, Masyarakat Dinilai Mulai Abai Prokes

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved