Berita Nasional Terkini

Seorang Warga Jateng Diduga Terjangkit Cacar Monyet, Masih Jalani Isolasi

Seorang warga Jawa Tengah berusia 55 tahun suspek monkeypox atau cacar monyet

Editor: Samir Paturusi
bobo
Cacar monyet- Seorang warga Jawa Tengah berusia 55 tahun suspek monkeypox atau cacar monyet. 

TRIBUNKALTIM.CO- Seorang warga Jawa Tengah berusia 55 tahun suspek monkeypox atau cacar monyet.

Saat ini warga tersebut sedang menjalani isolasi di fasilitas kesehatan setempat guna pemeriksaan apakah benar kasus cacar monyet atau bukan.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, saat ini warga tersebut sedang dirawat isolasi di rumah sakit swasta untuk perawatan dan pemeriksaan lanjut, untuk ,emastikan cacar monyet atau bukan.

Syahril menegaskan, seorang warga itu bukanlah Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

"Seorang laki-laki, 55 tahun suspek monkeypox serta bukan PPLN," imbuh dirut RSPI Sulianti Suroso ini.

Baca juga: Kemenkes RI Minta Seluruh Dinas Kesehatan di Daerah Bersiap Hadapi Penyakit Cacar Monyet

Baca juga: Dinkes Tegaskan Belum Ditemukan Kasus Cacar Monyet di Kaltim, Warga Diminta Tak Panik

Baca juga: Waspada Virus Cacar Monyet, IDI Berau Juga Imbau Masyarakat Tetap Terapkan PHBS

Syahril mengatakan, pendeteksian akan dilakukan melalui pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

"Akan dilakukan pemeriksaan lab PCR untuk memastikannya. Bisa saja hanya cacar biasa atau penyakit lain bukan monkeypox," tutur Syahril.

Diketahui, Monkeypox atau cacar monyet saat ini telah ditetapkan sebagai darurat global oleh lembaga kesehatan dunia (WHO). Menyusul penyakit yang saat ini telah ditemukan di 75 negara, dengan total kasus yang dilaporkan sebanyak 16 ribu lebih.

Berbagai mitigasi telah dilakukan Kementerian Kesehatan untuk mengantisipasi masuk dan menyebarnya Monkeypox di Indonesia.

Pertama, memperkuat pemeriksaan surveilans di pintu masuk ke negara baik darat, laut dan udara.

Kedua, meminta seluruh dinkes provinsi dan Kabupaten/Kota, KKP, laboratorium, rumah sakit, puskesmas dan fasyankes lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pasca penetapan Monkeypox sebagai PHEIC oleh WHO pada 23 Juli lalu.

Lebih lanjut, Kemenkes juga telah menyiapkan dua laboratorium rujukan pemeriksa Monkeypox di Indonesia yaitu Pusat Studi Satwa Primata LPPM IPB dan Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Sri Oemiyati BKPK.

Baca juga: Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri? Berikut Penjelasan Kemenkes Lengkap Cara Penularan Virus Monkeypox

Untuk pencegahan ditingkat masyarakat, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun/alkohol, menggunakan masker serta membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemenkes: Satu Warga di Jawa Tengah Suspek Cacar Monyet, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/03/kemenkes-satu-warga-di-jawa-tengah-suspek-cacar-monyet.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved