Breaking News:

Berita DPRD PPU

DPRD PPU Dukung Upaya KPK Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Perumda Benuo Taka

Upaya mengusut tuntas dugaan kasus korupsi terkait penyertaan modal Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka Penajam Paser Utara didukung DPRD PPU.

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor mendukung pengungkapan kasus korupsi Perumda Benuo Taka. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Upaya mengusut tuntas dugaan kasus korupsi terkait penyertaan modal Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka Penajam Paser Utara (PPU) didukung penuh oleh DPRD PPU.

Hal tersebut seperti disampaikan Ketua DPRD PPU Syahruddin M Noor, kepada TribunKaltim.co.

Syahruddin mengatakan, pengusutan dugaan korupsi penyertaan modal Perumda Benuo Taka saat ini sedang berproses dan harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

"Hal itu tidak bisa dihindari harus mengikuti prosedur hukum," ungkapnya Jumat (12/8/2022).

Baca juga: Dugaan Asusila Kakek kepada Anak-anak SD di Penajam Paser Utara, Psikiater Diterjunkan

Hingga saat ini diketahui, KPK telah menindaklanjuti kasus dugaan korupsi penyertaan modal Perumda Benuo Taka.

Hal itu sebab diduga terjadi penyelewengan dalam penggunaan dana penyertaan modalnya.

"Penyertaan modal yang disalurkan kepada Perumda Benuo Taka tersebut adalah uang rakyat, penegak hukum sedang mendalami dan yang terlibat bakal terungkap dari hasil penyelidikan," sambungnya.

Baca juga: Update Covid-19 di Penajam Paser Utara Hari Ini, 2 Pasien Positif Selesai Isolasi

Sebelumya diketahui, dana penyertaan modal yang dikucurkan ke Perumda sekitar Rp12,5 miliar dari total lebih kurang Rp29,6 miliar kepada pada 2021 lalu.

Penyertaan modal yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara itu ditujukan untuk pembangunan pabrik penggilingan padi atau Rice Miling Unit (RMU).

"Terjadi permasalahan dalam penyertaan modal Perumda Benuo Taka," tambahnya.

Hingga kini tidak terlihat pembangunan fisik pabrik penggilingan padi yang rencananya dibangun di Desa Sri Raharja, Kecamatan Babulu tersebut.

Baca juga: Cuaca Penajam Paser Utara Hari Ini, Jumat 12 Agustus 2022, Cenderung Berawan Seharian

Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penyertaan modal yang telah disalurkan tidak ada dalam rekening Perumda Benuo Taka, sehingga terdapat kerugian negara.

"Legislatif dukung penegak hukum usut tuntas dugaan korupsi penyertaan modal Perumda Benuo Taka," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved