Berita Penajam Terkini

Jadwal Rotasi 7 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Penajam Paser Utara

Tujuh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang akan dirotasi kini tinggal menunggu instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
ILUSTRASI Kursi jabatan lowong, mengisi jabatan pekerjaan. Tujuh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang akan dirotasi kini tinggal menunggu instruksi Pelaksana Tugas Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Tujuh jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang akan dirotasi kini tinggal menunggu instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam.

Hal itu seperti dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU Khairuddin kepada TribunKaltim.co.

Kata dia, rekomendasi rotasi jabatan telah diterima dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu.

"Menunggu instruksi pimpinan dalam hal ini bupati, terkait dengan yang 7 itu, rekomendasinya sudah ada. Tinggal menunggu instruksinya seperti apa," ungkapnya Senin (29/8/2022).

Baca juga: Walikota Balikpapan Mutasi Pejabat Tinggi Pratama, Muhaimin Kini Jabat Asisten Administrasi Umum

Khairuddin menjelaskan, rotasi atau pergeseran jabatan dilakukan karena biasanya kepala dinas atau yang menduduki JPTP tersebut telah menjabat selama lima tahun sehingga perlu dilakukan rotasi.

"Pergeseran jabatan pertimbangannya didalam Undang-undang ASN itu apabila sudah lima tahun lebih menjabat, maka di diangkat kembali atau dilakukan rotasi," sambungnya.

Selain itu, kinerja juga menjadi salah satu pertimbangan dilakukannya pergeseran jabatan tersebut.

"Termasuk juga kinerja, kita bicara maksimalnya dulu kapan dia boleh dipindah, salah satunya dia harus satu tahun, dua tahun, dan lima tahun," ujarnya.

Baca juga: Plt Bupati PPU Hamdam Harap Potensi Wisata di Sepaku Bisa Dimaksimalkan Hadapi IKN

Tetapi terkait dengan kinerja kalaupun dia kinerjanya kurang bagus sayak katakan tadi dia boleh dipindah setelah masa satu tahun kerja.

"Dua, ataupun lima tahun," terangnya.

Proses rotasi karena pertimbangan kinerja, terlebih dahulu kata Khairuddin tetap harus melalui uji kompetensi.

"Harus dilakukan uji kompetensi terlebih dahulu kalau itu tidak dilakukan ya tidak bisa," lanjutnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved