Berita Penajam Terkini
Siapkan Kuota 90 Orang, Program Beasiswa Pemkab PPU Minim Pendaftar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan kuota 90 orang untuk program beasiswa.
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan kuota 90 orang untuk program beasiswa.
Kendati program beasiswa ini sudah dibuka sejak Juli 2022, namun para pendaftar masih minim.
Jumlah pendaftar sebagai calon penerima beasiswa sampai sekarang baru mencapai 30 orang, itupun masih harus diverifikasi.
"Yang 30 orang ini masih harus diverifikasi lagi," ungkap Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Anang Widyanto.
Sehingga kuota calon penerima beasiswa di PPU masih jauh belum terpenuhi, karena masih tersisa 60 kuota.
Baca juga: Pendaftar Program Beasiswa Pemkab Penajam Paser Utara 2022 Masih Minim
Kuota program beasiswa Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 2022 ini belum terpenuhi.
Untuk itu, pihak Pemkab PPU akan membuka kembali pendaftaran untuk program ini.
Dia mengatakan, pendaftaran dibuka selama tiga minggu, dan diperpanjang lagi selama seminggu, tetapi pendaftar tetap tidak memenuhi kuota.
Diketahui, kuota pada program ini sebanyak 90 orang.
"Pendaftar sekitar 30 orang yang masuk secara berkas itu, berarti masih kurang 60 orang lagi," sambungnya.
Untuk memenuhi kuota, kata Anang, pendaftaran akan dibuka kembali pada September 2022 mendatang.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan menggodok formulasi, agar program ini bisa menyasar mahasiswa semester berjalan.
Baca juga: Terbaru, 8 Info Beasiswa 2022 untuk Mahasiswa Baru dan On Going, Lengkap Cara Mendaftar
Diketahui, sebelumya program ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa baru.
"Kita coba pikirkan untuk alihkan ke semester berjalan, yang penting kategori tidak mampu. Perbupnya itu kan yang untuk mahasiswa baru, itu mau diformulasikan aturannya supaya bisa terakomodir juga yang mahasiswa semester berjalan," terangnya.
Untuk diketahui, besaran beasiswa Pemkab PPU tahun ini untuk jurusan eksak Rp 9 juta per orang, non eksak Rp 8 juta per orang, dan jurusan agama Rp 6,5 juta per orang.