Berita Kaltim Terkini

Polisi Gagalkan Distribusi Barang Haram Samarinda-Kutai Timur, Terkuak Ada 1 Kg dan 6 Pelaku

Satresnarkoba Polresta Samarinda kembali berhasil mengungkap penyalahgunaan barang haram atau narkotika jenis sabu seberat 1.007,9 gram bruto.

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Pengungkapan sabu seberat 1 kilogram yang digerakan oleh RS dari dalam Rutan di Mapolresta Samarinda, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Satresnarkoba Polresta Samarinda kembali berhasil mengungkap penyalahgunaan barang haram atau narkotika jenis sabu seberat 1.007,9 gram bruto.

Barang bukti barang haram seberat 1 kilogram ini diperoleh dari tangan HR (32).

Kala itu, si pelaku dicegat di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Kamis (25/8/2022) malam.

Catatan kronologinya, kala itu waktu menunjukan pukul 20.00 Wita.

Baca juga: Polisi Kesulitan Ringkus Pelaku Peredaran Barang Haram di Perbatasan Kalimantan Utara

HR yang terkejut dengan kehadiran pihak kepolisian sempat terlihat membuang sebuah bungkusan di semak-semak rumput.

"Tim kami melihat dan ketika dibuka ternyata sabu seberat 1007,9 gram bruto tersebut," ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli kepada TribunKaltim.co.

Atas temuan tersebut HR langsung diboyong ke Mapolresta Samarinda.

Kepada petugas HR mengaku hanya disuruh mengambil dengan sistem jejak oleh RS yang saat ini masih mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Samarinda.

Baca juga: Simpan Barang Haram di Dalam Tas, Pemuda Asal Tenggarong Diringkus Polres Kukar

Polresta Samarinda pun lantas berkoordinasi dengan pihak Rutan untuk memeriksa RS.

Benar saja, narapidana berusia 42 tahun tersebut mengaku telah menggerakan 1 kilogram sabu tersebut kepada HR yang nantinya akan diserahkan lagi kepada SP (39) yang telah menunggu di Jalan PM Noor, Perumahan Bumi Sempaja.

"Pengakuan RS sabu tersebut pesanan seorang perempuan, yakni TU yang berada di Sangata, Kutai Timur," bebernya.

Memang lanjutnya, pengiriman barang haram tersebut dilakukan secara estafet.

Baca juga: 3 Pria Dibekuk Polisi, Diduga Membeli Barang Haram di Depan SPBU Balikpapan

Di mana rencananya SP akan mengantar sabu tersebut ke Kutai Timur dan disambut oleh MH (38) lalu diserahkan kepada TU.

Setelah mengumpulkan semua keterangan, lanjut Kombes Pol Ary Fadli, tim bergegas melakukan pengembangan ke Sangatta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved