Berita Bontang Terkini

Pemusnahan Barang Bukti, Polres Bontang Blender Sabu 2,94 Gram

Polres Bontang memusnakan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2,94 gram pada Jumat (16/9/2022)

Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Pemusnahan barang bukti sabu 2,94 gram di Mako Satresnarkoba Polres Bontang.TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Polres Bontang memusnakan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 2,94 gram pada Jumat (16/9/2022).

Sabu yang dimusnakan dengan cara diblander itu merupakan barang bukti dari 4 tersangka yakni MR, AR, RBA, dan AA.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui KBO Satresnarkoba Ipda Hadi Ismoyo mengatakan, ke empat tersangka sebelumnya itu diciduk di tiga lokasi yang berbeda.

Diantaranya Hotel Grand Mutiara di Jalan Arif Rahman Hakim, Hotel Cahaya Bone di Jalan S Parman dan di Jalan Soekarno-Hatta Bontang Utara.

Baca juga: Ditpolairud Polda Kaltim Lakukan Pemusnahan Sabu, Libatkan Dua Tersangka Asal Samarinda Seberang

Baca juga: Hadiri Pemusnahan Sabu di Polres Kukar, Lapas Tenggarong Dukung Upaya Polisi Berantas Narkoba

Baca juga: Polsek Sungai Pinang Samarinda Temukan Loket Jual Sabu, Dua Pengedar dan 376 Poket Diamankan

Pemusanaan barang bukti sabu dilakukan dengan disaksikan oleh perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Bontang.

“Sabu kita musnakan dan dibuang ke kloset dengan disaksikan kajaksaan dan PN Bontang,” ujarnya, Jumat (16/9/2022).

Dikatakan Ismoyo, keempat tersangka itu merupakan residivis kasus yang sama.

Keempatnya ini merupakan pengedar yang mendapat distribusi barang haram dari luar daerah.

“Dia bertransaksi dengan hilangkan jejak. Barang diambil dari luar kota. Biasanya pemasok barang sudah tentukan barang diambil disuatu tempat,” bebernya.

Baca juga: Bawa 8 Poket Sabu, Karyawan Perusahaan Swasta di Kubar Diciduk Polisi

Atas perbuatanya, keempatnya pun terancam dijerat pasal 112 atau 114 juncto pasal 132 UU RI nomor 25 tahun 2009 tentang Narkotikq.

"Mereka diancam maksimal 20 tahun penjara," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved