Ibu Kota Negara

Kepala BKPM Janjikan Aturan Kemudahan Berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim Rampung Oktober 2022

Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal ( BKPM ), Bahlil Lahadalia janjikan aturan kemudahan berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim rampung Oktober.

Instagram bahlillahadalia
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Aturan kemudahan berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim dijanjikan rampung Oktober 2022 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejumlah tauran terkait kegiatan di Ibu Kota Negara ( IKN ) Nusantara, Kalimantan Timur ( Kaltim ) terus disiapkan Pemerintah

Salah satunya adalah aturan kemudahan berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim yang saat ini masih berupa Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP).

Untuk RPP terkait pemberian perizinan usaha, dan kemudahan usaha di IKN Nusantara Kaltim, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal ( BKPM ) Bahlil Lahadalia berjanji segera selesai.

Kepala BKPM mengatakan RPP kemudahan berinvestasi di IKN Nusantara Kaltim ini bakal selesai pertengan Oktober 2022 ini. 

Bahlil memastikan bahwa penyusunan aturan tersebut akan selesai pada pertengahan Oktober 2022.

Menurut Penyusunan RPP tersebut juga sedikit terlambat dari target yang ditentukan dikarenakan ada hal-hal yang perlu dilakukan sinkronisasi.

Senin (29/6/2022), Bahlil dalam Konferensi Pers Perkembangan Investasi 2022 mengatakan, "RPP sudah saya tandatangan pengusulannya.

Mungkin akan kita selesaikan Oktober pertengahan, karena memang janji saya September selesai, tapi ada bagian yang harus kita sinkronisasi sehingga kita perlu waktu tambahan sekitar dua minggu." 

Baca juga: Seribu Metrik Ton Batu Bara Ilegal Dikeruk di IKN Nusantara, Pemodal Jadi Tersangka

Menurut Bahlil, sinkronisasi tersebut termasuk di dalamnya rencana pengenaan Hak Guna Usaha (HGU) 95 tahun.

Ia mengatakan tawaran tersebut nantinya akan menjadi umpan untuk menarik investor dan menjadi konsekuensi dalam teori marketing.

"Kalau mau mereka masuk cepat dengan kondisi yang masih belum banyak orang yang mau, maka insentifnya kita harus kasih lebih dibandingkan daerah yang sudah berkembang.

Itu sebagai bentuk konsekuensi dalam teori marketing," katanya seperti dikutip TribunKaltim.co dari kontan.co.id

"95 tahun ini adalah strategi marketing kita untuk bagaimana bisa mendatangkan investor, tapi setelah itu kembali lagi barangnya ke negara," tambah Bahlil.

Mengutip dari berita Kontan sebelumnya, ada lima hal yang telah dibahas terkait RPP ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved