Berita Balikpapan Terkini

Dampak Kenaikan BBM, Pajak Kendaraan bagi Ojol dan Sopir Angkot di Kaltim Dibebaskan Tahun Ini

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pula terhadap melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Editor: Rahmad Taufiq
Tribun Medan
Ilustrasi Ojek Online. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berdampak pula terhadap melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Kondisi ini tentu dirasakan pula bagi para ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot), khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim).

Untuk meringankan beban ekonomi para ojol dan sopir angkot akibat kenaikan harga BBM, mereka akan dibebaskan dari pajak kendaraan pada tahun Ini

Dalam rangka meringankan beban para ojek online dan sopir angkutan kota, dalam waktu dekat akan diberlakukan pajak 0 persen.

Hal ini merupakan respons atas kenaikan harga BBM yang belakangan memberatkan bagi masyarakat.

Baca juga: Tarif Sewa Aplikasi Ojol Maksimal 15 Persen, Pemprov Kaltim Tampung Aspirasi Mitra Pengemudi

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kaltim, AKBP Andreas Jaya Tampubolon mengemukakan, pemberlakuan kebijakan tersebut melingkupi ojek online dari berbagai platform.

"Semua akan dinolkan denda dan pajaknya di tahun 2022 ini sampai dengan bulan Desember, termasuk rekan-rekan sopir angkutan umum plat kuning," beber Andreas, Selasa (4/10/2022).

Ia menambahkan, kebijakan ini artinya berlaku bagi angkutan R2 dan R4, namun untuk R4 baru sebatas plat kuning dengan trayek antarkota atau daerah.

"Kalau taksi sementara ini belum. (Misal) taksi bandara," imbuh Andreas.

Dan untuk mengajukannya, Andreas memastikan untuk syaratnya cukup mudah. Pelaku ojek online tinggal hanya menunjukkan bukti keanggotaan di aplikasi rekanannya dan nomor kendaraan.

Baca juga: Ojol juga Dapat! Cek Daftar Nama Penerima Bansos 2022 BLT BBM dan UMKM, Login eform.bri.co.id/bpum

Nantinya jika setelah diverifikasi sesuai, maka bisa langsung diproses secara real time.

Tapi terkait pemberian kebijakan ini, pihaknya tengah mempersiapkan mekanisme sekaligus perangkatnya.

"Ketika besok Bapak Gubernur menyiapkan SK, kami dari Samsat dalam hal ini 3 pilar, Bapenda, Kepolisian dan Jasa Raharja akan menyiapkan mekanismenya," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved