Ibu Kota Negara

JNGH 2022 di Balikpapan, Isran Noor Berpesan Jaga dan Kawal Pembangunan IKN Nusantara

Pada 2009 lalu, Green Generation lahir di Kota Balikpapan, tepatnya di SMPN 3 Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI
Pembukaan Jambore Nasional Generasi Hijau 2022 oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor di Balikpapan.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pada 2009 lalu, Green Generation lahir di Kota Balikpapan, tepatnya di SMPN 3 Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Hingga kini, Green Generation masih terus hadir dan mengampanyekan kepeduliannya pada lingkungan hidup.

Sejak 2015, Green Generation atau yang lebih dikenal dengan Generasi Hijauyang sudah tersebar di 34 Provinsi di Indonesia ini selalu bertemu pada ajang tahunan Jambore Nasional Generasi Hijau (JNGH).

JNGH 2022 yang mengangkat tema “Together Stronger, Recover Future” kembali digelar di Kota Balikpapan dengan menghadirkan 100 orang peserta yang berasal dari 28 Provinsi di Indonesia.

Baca juga: Status Ibu Kota Negara Akan Hilang, Wagub Jakarta Sebut Fokuskan Pusat Perekonomian

Kegiatan ini akan diselenggarakan mulai 3 hingga 7 Oktober 2022. Gubernur Kaltim, Isran Noor membuka rangkaian kegiatan JNGH 2023 pada Senin (3/10/2022) malam.

Menurut Isran, peranan Green Generation dinilai penting dalam mewujudkan dan menyukseskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di tanah Kalimantan.

“Tugas kalian adalah menjaga dan mengawal pembangunan IKN ini,” tegas Isran.

“Jika ada hal-hal yang tidak sesuai secara ilmu pengetahuan dan kenyataannya di lapangan, maka para generasi muda yang mengedepankan lingkungan ini bisa mengkritik dan memberikan solusi terkait permasalahan tersebut,” tambahnya jelas.

Baca juga: Joice Lanny Wantani, Pimpin Keandalan Listrik Perbatasan RI-Malaysia dan Calon Ibu Kota Negara

Ia menyatakan dukungannya pada gerakan positif Generasi Hijau ini.

“Pasti didukung semampunya dan sebisanya,” pungkasnya.

Selain itu, Isran juga berharap para pemuda yang menjadi bagian dari Generasi Hijau ini bisa memberikan dukungannya dan dapat berpartisipasi langsung pada pembangunan IKN.

“Sudah pasti didorong juga untuk memberikan dukungan dan terlibat pada pembangunan IKN, karena pemilik atau yang merasakan nanti kan mereka,” tandasnya.

Berdasarkan informasi, Generasi Hijau ini dibentuk juga memang atas dasar kesadaran dan komitmen kuat untuk peduli terhadap lingkungan hidup.

Baca juga: Menatap Hadirnya Ibu Kota Negara, Desa Karya Jaya Kukar Berupaya Transformasi Inklusif

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Green Generation, M. Zidane Nur Adha.

“Mengajak generasi muda yang fokus pada pelajar untuk mendukung kegiatan program-program Adiwiyata, yang disebut dengan Triad Hijau yakni pencegahan kerusakan, pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved