Berita Kaltim Terkini

Selisih Proyeksi APBD 2023 Dipertanyakan DPRD, Pemprov Kaltim Akan Beri Jawaban

Dalam rapat kali ini pihak Dewan mempertanyakan adanya perbedaan besaran APBD Kaltim 2023

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Rapat Paripurna ke-43 membahas pandangan fraksi di DPRD Kaltim terhadap Nota Keuangan Ranperda APBD Kaltim 2023.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Rapat Paripurna ke-43 di Gedung D Lantai 6 Selasa (4/10/2022) Kompleks DPRD Kaltim beragendakan mendengar Pemandangan Fraksi terhadap Nota Keuangan Ranperda APBD Kaltim 2023.

Dalam rapat kali ini pihak Dewan mempertanyakan adanya perbedaan besaran APBD Kaltim 2023.

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud setelah memimpin jalannya Rapat Paripurna mengatakan, bahwa DPRD Kaltim tidak mengetahui alasan adanya perbedaan proyeksi APBD 2023.

Perbedaan besaran APBD Kaltim diketahui berbeda, yang semula dari KUA-PPAS sebesar Rp15,1 triliun.

Sementara pada Nota Keuangan APBD 2023 disampaikan sebesar Rp14,9 triliun.

Baca juga: Rancangan KUA-PPAS APBD Kaltim 2023 Disepakat Rp 15,1 Triliun

Baca juga: Perubahan APBD Kaltim 2022 Disepakati 14,87 Triliun

Baca juga: Pemprov dan DPRD Sepakati Rancangan Perubahan APBD Kaltim 2022 Sebesar Rp 14 T

"Kami masih menunggu jawaban dari pak Gubernur. Ini kan masih pandangan. Nanti kita bisa pastikan," kata Hasan Masud ditemui, Selasa (4/10/2022).

Sesuai dengan pandangan fraksi-fraksi dalam rapat, pihak DPRS menunggu jawaban dari Gubernur Kaltim Isran Noor.

Salah satu poin dalam tanggapan fraksi di DPRD Kaltim, perihal selisih anggaran sekitar Rp200 miliar antara KUA PPAS dan rancangan APBD.

"Soal itu saya belum tahu itu. Mungkin apakah ini penambahan yang perusda itu Rp200 miliar. Ini kita perlu penjelasan dari Pak Gubernur," lanjut Hasan Masud.

Sementara Pj Sekdaprov Kaltim Riza Indra Riyadi yang menghadiri agenda Rapat Paripurna ke-43 ini, menegaskan bahwa selisih anggaran masih proses pembahasan dan merupakan hal yang wajar.

Pemprov Kaltim, akan segera memberikan penjelasan pada agenda Rapat Paripurna jawaban Pemerintah dalam hal ini Gubernur Kaltim.

Baca juga: APBD Kaltim 2022 Disetujui Rp 11,5 Triliun

"Itu semua akan kita jawab di agenda jawaban pemerintah. Yang butuh perbaikan, akan kita perbaiki, yang selisih angka itu akan kita jawab. Namanya juga kerangka umum anggaran, pasti tidak pernah persisi, paling tidak dekat," pungkas Riza. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved