Berita Kukar Terkini

Terbaru, APBD Kukar Tahun 2023 Diketok Rp 7,24 Triliun

Anggaran senilai Rp 7,24 triliun di Kukar ditetapkan melalui rapat paripurna ke-12 dengan agenda laporan badan anggaran

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Rapat paripurna ke-12 dengan agenda laporan badan anggaran (Banggar) dan persetujuan Raperda APBD tahun anggaran 2023. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar) diketok DPRD Kukar.

Anggaran senilai Rp 7,24 triliun itu ditetapkan melalui rapat paripurna ke-12 dengan agenda laporan badan anggaran (Banggar) dan persetujuan Raperda APBD tahun anggaran 2023.

Kegiatan rapat paripurna ini berlangsung hingga malam hari. Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid bahkan baru mengetok palunya sekira pukul 23.00 Wita.

Dalam kesempatan itu, Rasid tak menampik banyak masukan dari anggota legislatif berkaitan dengan beberapa masalah.

Baca juga: DPRD Kukar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad, Abdul Rasid: Ini untuk Tingkatkan Iman dan Taqwa

Mereka kebanyakan menyoroti pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesejahteraan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurut Rasid, masukan-masukan yang diberikan para wakil rakyat bisa menjadi perhatian dan fokus utama pemerintah daerah ke depannya. 

“Dengan ditetapkan APBD ini kita bersyukur bisa cepat disepakati, sehingga kegiatan pembangunan bisa maksimal," ujarnya, Jumat (28/10/2022) malam.

Untuk diketahui anggaran pendapatan daerah tahun 2023 Kabupaten Kutai Kartanegara diproyeksi mencapai Rp 7,24 triliun.

Baca juga: DPRD Kukar Tampung Keluhan Warga Desa Sumber Sari soal Tolak Tambang

Anggaran ini terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 640 Miliar, yang mencakup pajak daerah Rp 130 Miliar.

Kemudian, retribusi daerah Rp 10 Miliar, pendapatan hasil pengelolaaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 70 Miliar, lain-lain PAD Rp 430 Miliar.

Lalu, pendapatan transfer Rp 6,60 Triliun yang mencakup pendapatan transfer pemerintah pusat sebesar Rp 6,05 Triliun.

Di dalamnya termasuk Dana Bagi Hasil (DBH) reguler, kurang bayar, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Desa.

Baca juga: BLT Dana Desa 2022 Cair Lagi! Langsung Gugur Bila Masuk Daftar Penerima Bansos Lain di DTKS Kemensos

Pendapatan transfer antar daerah Rp 550 Miliar yang merupakan bantuan keungan dari pemerintah provinsi. Ini merupakan sumber pendapatan.

Belanja Daerah Kukar

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved