Berita Kutim Terkini

Dinsos Kutim Beri Bantuan Uang Tunai untuk Ratusan Ojol dan Sopir Angkot

Plt Sekretaris Dinsos Kutim, Budi Mulia menyebut untuk penyaluran dana inflasi ini pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub)

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Supir angkot di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur akan menerima bantuan uang tunai dari Pemerintah Daerah. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan bantuan dana, untuk pengendalian inflasi kepada empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya Dinas Sosial (Dinsos).

Plt Sekretaris Dinsos Kutim, Budi Mulia menyebut untuk penyaluran dana inflasi ini pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Dari Dishub ini yang pertama ojek online (ojol) atau kurir, yang kedua supir angkutan kota (angkot). Sedangkan terakhir dari kami yang miskin ektrim," ucapnya.

Tetapi yang menerima ini dipastikan sudah terverifikasi dan divalidasi oleh pemerintah desa, kecamatan, lalu terakhir di kabupaten.

Baca juga: Kalah dari Tuan Rumah, Kasmidi Minta Kesebelasan Kutim Wajib Menang di Pertandingan Selanjutnya

Baca juga: Banyak Cabor Andalan Belum Tanding, Kontingen Kutim Optimistis Raih Medali Banyak

Untuk penerima dana inflasi masyarakat dengan status miskin ini jika berdasarkan data yang ada saat ini Dinsos memberikan kuota 11.175 kepala keluarga (KK).

"Tapi kan tidak sebanyak itu untuk yang status nya miskin ekstrim ini, tergantung dari verifikasi dan validasi dari teman-teman desa," ujarnya.

Apabila berdasarkan verifikasi dan validasi dari tingkat desa dan kecamatan memang layak, nantinya akan diberikan bantuan uang.

Sedangkan untuk ojol/kurir ada sebanyak 418 kuota, itupun sudah mencakup keseluruhan yang ada di Kota Sangatta.

Sebab dari 18 kecamatan hanya Sangatta Utara dan Selatan saja yang terdapat ojol/kurir.

Baca juga: Jadwal MTQ XVI di Kutim, Panitia Siapkan Pemondokan hingga Venue

"Kita punya data dari Dishub memang semuanya segitu. Dari kuota yang kita beritakan, mereka mengajukan 411 penerima dana inflasi," ujarnya.

Untuk supir angkot, Dinsos memberikan kuota sebanyak 60 namun Dishub hanya mengajukan 54 saja, yang sudah pasti lolos verifikasi dan validasi data. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved