Berita Penajam Terkini

11 Kali Curi Sarang Walet di Penajam Paser Utara, Seorang Pemuda Diamankan di Polres PPU

Tersangka tindak pidana pencurian sarang burung walet yang telah puluhan kali beraksi, diamankan Polres Penajam Paser Utara (PPU), pada Minggu (4/12/2

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Rahmad Taufiq
HO/POLRES PPU
IY (34), tersangka tindak pidana pencurian sarang burung walet, diamankan Polres PPU berserta sejumlah barang bukti. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Tersangka tindak pidana pencurian sarang burung walet yang telah puluhan kali beraksi, diamankan Polres Penajam Paser Utara (PPU), pada Minggu (4/12/2022).

Tersangka IY (34) dibekuk polisi pada Minggu sekitar pukul 02.30 Wita.

Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan mengungkapkan, IY berhasil ditangkap setelah belasan kali melakukan aksi pencurian sarang burung walet.

Bahkan, tersangka melakukan pencurian di tempat yang berbeda-beda.

"IY ini sudah melakukan pencurian sekitar 11 kali mulai dari bulan September 2022," ungkapnya.

Baca juga: Komplotan Pencuri Sarang Burung Walet Diringkus Polres Berau, Satu Masih DPO

Kapolres mengemukakan, IY telah mencuri sarang burung walet milik warga yang berada di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu, bahkan hingga ke Kecamatan Sepaku.

"Bahkan sampai ke kecamatan terjauh," tuturnya.

Tersangka dalam melakukan aksinya hanya dalam kurun waktu 3 bulan tersebut, telah mengumpulkan sekitar Rp 14 juta, dari hasil penjualan sarang burung walet yang dicurinya.

Bahkan, sesaat sebelum tertangkap IY mencuri 40 keping sarang walet di daerah Sotek, namun tertangkap sebelum berhasil dijualnya.

"Berhasil lagi mencuri 40 keping, namun tertangkap sebelum ia menjualnya," ucapnya.

Baca juga: Pendapatan Asli Daerah Dari Pajak Sarang Walet di PPU Nihil Tahun 2021

Tersangka kini diamankan di Polres PPU, untuk pemeriksaan dan tindakan hukum lebih lanjut.

Bersama dengan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 40 keping sarang burung walet, dua buah obeng , satu alat scraper, dan satu unit mobil pikap.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 363 KUH Pidana. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved