Berita DPRD Kalimantan Timur
Lagi, Pansus Investigasi Pertambangan Temui Perusahaan
Pansus DPRD Kaltim Investigasi Pertambangan menggelar rapat dengar pendapat dengan PT Insani Bara Perkasa berkaitan dengan CSR.
Mengingat konsesi Singlurus berada di sekitar IKN, maka nanti untuk manfaatnya bagi IKN, Singlurus harus melakukan percepatan penambangan.
"Namun paling tidak mereka tetap harus siap-siap juga jika wilayahnya berdekatan digunakan untuk IKN, maka Singlurus tidak melakukan kegiatan penambangan lagi berikutnya. Namun yang menjadi pertanyaan pansus, kami masih mendorong Singlurus beroperasi sembari berjalan progres IKN," ujarnya.
Hal itu menurut Udin karena banyak desa yang berada di ring 1 belum terjamah dari desa tertinggal menjadi desa berkembang dan mandiri setelah ditinggal Singlurus.
"Ini juga yang harus menjadi prioritas pemerintah bagaimana harus mengakomodir Singlurus untuk kepentingan masyarakat di sekitar tambang," tutup Udin.
Baca juga: Di Kutim Ada Masyarakat Miskin Ekstrem? Nidya Listiyono: Pemerintah Harus Klarifikasi dan Verifikasi
Sejumlah Anggota DPRD Kaltim yang tergabung dalam pansus ini yaitu, Amiruddin, Abdul Kadir Tappa, Safuad, Marthinus, Agiel Suwarno, Henry Pailan Tandi Payung, Ekti Imanuel, M Nasiruddin, Sutomo Jabir, Mimi Meriami BR Pane, Fitri Maisyaroh, Saefuddin Zuhri dan Agus Aras. (adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Pansus-Investigasi-Pertambangan-saat-melakukan-pertemuan-di-Kantor-PT-Insani-Bara-Perkasa.jpg)