Berita Samarinda Terkini

Akibat Tersinggung, Seorang Pemuda Nekat Tikam Pemilik Toko Obat di Samarinda dengan Sajam

Tersinggung karena perkataan yang dinilainya kasar menjadi alasan Rahmad Gunawan (22) tega menikam Suryadi (46), menggunakan senjata tajam (sajam) jen

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kegiatan pers rilis di Polsek Sungai Pinang terkait kasus penikaman dengan sajam yang dilakukan Rahmad (baju pesakitan) terhadap seorang pemilik toko obat di Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tersinggung karena perkataan yang dinilainya kasar menjadi alasan Rahmad Gunawan (22) tega menikam Suryadi (46), menggunakan senjata tajam (sajam) jenis sangkur hingga tewas.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli dalam pers rilisnya di Polsek Sungai Pinang pada Selasa (6/12/2022) siang ini.

Ia menjelaskan, di hari peristiwa berdarah tersebut pelaku datang ke toko obat milik korban.

Entah ada pembicaraan apa membuat pemuda tersebut gusar dan lantas menuju sepeda motor bebek KT 5578 IR miliknya untuk mengambil sajam.

Sekembalinya tanpa basa basi, Rahmad langsung menikam dada sebelah kiri korban sebanyak satu kali kemudian berlalu.

Baca juga: Seorang Pemuda Habisi Nyawa Pemilik Toko Obat di Samarinda, Korban Ambruk usai Ditikam Dadanya

Korban dengan sisa tenaga dan kesadarannya mencoba mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan warga setempat sebelum akhirnya ambruk tak berdaya.

"Saat diinterogasi pelaku mengaku lupa kata-kata apa yang dilontarkan korban hingga dia tersinggung dan melakukan penikaman," jelas Kombes Pol Ary Fadli di hadapan awak media.

Ia juga menjelaskan saat melakukan tindakan itu pelaku sepenuhnya sadar, tidak dalam pengaruh minum beralkohol.

"Tindakan (penikaman) itu juga tidak terencana. Karena sajam yang ia gunakan memang selalu ada di dalam jok motor," imbuhnya.

Baca juga: Terkuak, Pelaku Penikaman di Bontang Ternyata di Bawah Pengaruh Miras

Kemudian, lanjut Ary Fadli, dari hasil olah TKP, tidak ada tanda-tanda kerusakan yang mengindikasi terjadi perkelahian sebelum tindakan penikaman tersebut.

"Dan memang pelaku sering ke sana karena toko korban berdiri di atas tanah yang dulunya milik keluarga dia," tuturnya.

Dikemukakan, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan sebagaimana tercantum dalam Pasal 338 Subsider 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Suryadi ditemukan tewas di depan toko obat miliknya yang berada di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara dengan sebuah luka tusukan sajam di dada sebelah kirinya pada Sabtu (3/12/2022) pukul 16.00 WITA.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ditemukan Tergeletak dan Bersimbah Darah, Dua Pria di Bontang Jadi Korban Penikaman

Pria 46 tahun tersebut telah menjadi korban penikaman oleh Rahmad Gunawan (22) yang sesaat kemudian berlalu pergi menggunakan sepeda motor.

Belum sempat mendapatkan pertolongan, korban akhirnya menghembuskan napas terakhir di depan toko obat miliknya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved