Berita Kaltara Terkini

Seorang Pria di Nunukan Tega Aniaya Istri Sirinya Karena Cemburu Buta

Seorang pria bernisial KI alias KM (35) diamankan Polsek Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan karena tega menganiaya ST (46), yang tak lain adalah istriny

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNNEWS
Ilustrasi- Seorang pria bernisial KI alias KM (35) diamankan Polsek Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan karena tega menganiaya ST (46), yang tak lain adalah istri sirinya. 

TRIBUNKALTIM.CO- Seorang pria bernisial KI alias KM (35) diamankan Polsek Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan karena tega menganiaya ST (46), yang tak lain adalah istri sirinya.

Pemicunya karena pelaku cemburu buta terhadap korban dan penganiayaan itu dilakukan pada Kamis (08/12), sekira pukul 14.00 Wita.

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Randhya Sakhtika menjelaskan siang itu korban sekaligus pelapor pulang dari mengunjungi keluarganya di Lapas Nunukan.

Setelah dari Lapas Nunukan korban menyeberang kembali ke Sebatik dan dijemput oleh terduga pelaku yang merupakan suami siri.

Baca juga: Usai Minum Miras, Dua Nelayan di Balikpapan Cekcok dan Berakhir Penganiayaan

Baca juga: Niat Hati Pergi Berkencan, Seorang Remaja di Samarinda Justru Jadi Korban Penganiayaan dengan Sajam

"Dalam perjalanan di atas motor pelapor dipukuli oleh terduga pelaku. Setibanya di Jalan Yos Sudarso, Desa Tanjung Karang, terduga pelaku singgah di kebun kelapa sawit dan kemudian memukuli pelapor menggunakan helm dan tangan kosong," kata Randhya Sakhtika kepada TribunKaltara.com, Minggu (11/12/2022), pukul 14.30 Wita.

Tak selesai di situ, perjalanan kemudian dilanjut hingga di Jalan Jendral Sudirman, Desa Sungai Manurung, terduga pelaku kembali berhenti dan langsung memukuli pelapor menggunakan kayu, batu, helm, dan tangan kosong.

Menurut Randhya, atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka pada bagian lutut dan siku.

Tak hanya itu, pelapor atau korban juga mengalami memar pada bagian wajah dan paha.

"Begitu dapat laporan dari korban, selanjutnya saya perintahkan Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur melakukan penyelidikan. Alhasil anggota kami berhasil lakukan penangkapan KI alias KM pada Jumat (9/12) di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan PLN," ucapnya.

Dari hasil interogasi, Randhya beberkan bahwa terduga pelaku mengakui alasan menganiaya istri sirinya, lantaran cemburu buta.

"Terduga pelaku menduga korban selingkuh dengan pria lain. Dari hasil interogasi ternyata terduga pelaku pernah bolak-balik masuk Lapas pada tahun 2019 dan 2021 dengan kasus pencurian," ujar Randhya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 buah kayu jenis ulin dengan ukuran sekira 1 Meter. Sebuah batu ukuran sedang dan sebuah helm warna merah muda.

Baca juga: 2 Tersangka Penganiayaan WNA Asal Tiongkok di Kukar Terancam 12 Tahun Penjara

Terhadap terduga pelaku dipersangkakan Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana dan/ atau Pasal 44 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

"Terduga pelaku dipersangkakan Undang-undang Penghapusan KDRT, karena antara korban dan terduga pelaku sudah tinggal satu rumah selama enam bulan," ungkap Randhya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Akibat Cemburu Buta, Seorang Pria di Sebatik Aniaya Istri Siri, Polres Nunukan Langsung Turun Tangan, https://kaltara.tribunnews.com/2022/12/11/akibat-cemburu-buta-seorang-pria-di-sebatik-aniaya-istri-siri-polres-nunukan-langsung-turun-tangan.

Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved