Sabtu, 2 Mei 2026

IKN Nusantara

Tahap ke 2 Pembangunan IKN Nusantara, KIPP Terkoneksi dengan Semua Daerah di Kaltim

Tahap ke 2 pembangunan IKN Nusantara, KIPP terkoneksi dengan semua daerah di Kaltim

Tayang:
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Robin Ono Saputra

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah sedang gencar membangun berbagai infrastruktur di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Istana Presiden, rumah menteri, hingga infrastruktur air baku sedang dibangun dan ditargetkan rampung 2024.

Pembangunan IKN Nusantara sendiri dibagi menjadi tiga tahap.

Mulai penyiapan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP, dan yang terakhir di 2045, di mana IKN Nusantara sudah menjadi kota layak huni bertaraf internasional.

Dilansir dari Kompas.com, Direktur Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Teguh Sambodo mengungkapkan tiga tahapan dalam pengembangan ibu kota negara (IKN) Nusantara.

Baca juga: IKN Nusantara Jadi Pusat Saraf Kaltim, Balikpapan Otot dan Samarinda Jadi Jantung

Ketiga tahapan tersebut rencananya berjalan hingga 2045. "Sampai 2024 kami akan fokus mempersiapkannya sebagai pusat pemerintahan.

Jadi luasan itu sekitar 6.000 hektare juga akan dibangun dalam bebrrapa tahap," ujar Teguh dalam diskusi daring tentang pembangunan IKN pada Sabtu (12/3/2022).

"Tiga tahun pertama di mana ini difokuskan kepada sarana utama. Yakni istana kepresidenan, perkantoran dan perumahan dari ASN, TNI dan Polri," lanjutnya.

Menurutnya, pada tahapan ini juga akan menjadi peluang bagi pertumbuhan sektor-sektor ekonomi prioritas yang akan dikembangkan.

Harapannya dengan infrastruktur yang baik dan dibangun di tahap pertama ini memungkinkan perkembangan lebih lanjut dari IKN.

"Dan pemanfaatannya untuk penarikan investasi di tiga tahun pertama yang kemudian bisa di realisasikan mulai 2025," ungkap Teguh.

Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Diawali Rehabilitasi Hutan Sekitar, Sedia Jutaan Bibit

Fase kedua yakni seluruh infrastruktur dan ekosistem yang dicakup dalam IKN nantinya akan terkoneksi dengan kota-kota terdekat, yakni Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

"Ini bisa jadi diperkuat dan bisa memberikan daya ungkit lebih baik untuk transformasi ekonomi Kalimantan Timur," tutur Teguh.

Tahapan ketiga, yakni pada 2045 dan selanjutnya IKN diharapkan bisa melanjutkan kemajuannya meningkatkan status sebagai livable city, smart city dan green city.

"Serta mendukung target net zero carbon emition Indonesia. Sebab 100 persen sumber energi berasal dari energi baru terbarukan (EBT)," tambahnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved