Berita Kaltim Terkini

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi Sebut Lonjakan Harga Beras di Mahulu Seharusnya Tidak Terjadi

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menilai lonjakan harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu seharusnya tidak terjadi

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menilai harga lonjakan beras di Kabupaten Mahakam Ulu seharusnya tidak terjadi.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menilai lonjakan harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu seharusnya tidak terjadi.

Saat ditemui, orang nomor dua di Bumi Mulawarman ini menegaskan bakal meninjau apa permasalahan yang terjadi.

Sehingga lonjakan harga beras di Mahulu mencapai Rp800 ribu per sak dengan ukuran 25 kilogram.

"Kita akan tinjau masalahnya apa, harusnya ada subsidi kemahalan dari Pemkab. Nanti kita tinjau ini masalahnya, apakah terkait transportasi," tegasnya, Senin (23/1/2023).

Jika berbicara subsidi, diakui bahwa Mahulu masih kurang mendapat bantuan, yang akhirnya harus mendapat dari wilayah terdekat.

Baca juga: Disperindagkop Kaltim Pantau Harga Beras Mahulu yang Capai Rp800 Ribu Per 25 Kg

Baca juga: Lonjakan Harga Beras di Mahulu Capai Rp 800 Ribu/Sak akibat Infrastruktur Tak Memadai

"Karena kan kalau bicara subsidi kan disana masih kurang, jadi harus disubsidi dari Kukar yang terdekat," sambung Hadi Mulyadi.

Proses subsidi transportasi, menurut Hadi Mulyadi mungkin bermasalah sehingga harga naik.

"Ini yang perlu kita selidiki apakah ada penimbunan atau sebagainya," sebutnya.

Tapi secara umum semestinya tidak ada terjadi permasalahan, ini yang masih menjadi tanda tanya dan akan ditelusuri oleh Pemprov Kaltim.

"Karena Kaltim tidak ada masalah, dugaan kita masalah transportasi atau distribusi. Kita minta tentu Pemkab dulu untuk melakukan laporannya, karena tidak utuh mengetahui akar masalahnya, harusnya tidak terjadi," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, lonjakan harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mencapai Rp800 ribu/ per sak atau per 25 kilogram (Kg).

Harga kebutuhan pokok melonjak di dua kampung Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahulu.

Tepatnya di Noha Tivab dan Long Apari, yang kini sangat dikeluhkan warga.

Dari data yang dihimpun media ini, harga beras per sak ukuran 25 kilogram mencapai Rp800 ribu atau sekira Rp32 ribu per kilogramnya, jauh dari harga normal.

Baca juga: Mulai Hari Ini Harga Beras di Long Apari Mahakam Ulu Mencapai Rp 800 Ribu per Karung 25 Kg

Hal ini dikarenakan terjadinya kelangkaan barang kebutuhan pokok di wilayah perbatasan tersebut.

Salah satu faktornya kelangkaan kebutuhan pokok di dua desa ini, sulitnya akses transportasi.

Dampak kemarau panjang yang menyebabkan Sungai Mahakam tidak bisa dilayari kapal angkutan sembako. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved