Berita Samarinda Terkini
Wali Kota Samarinda Andi Harun Sebut Duta Genre Jadi Solusi Tangani Stunting
Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengatakan bahwa keberadaan Duta Generasi Berencana (Genre) di tiap kelurahan di Kota Samarinda
Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Wali Kota Andi Harun mengatakan bahwa keberadaan Duta Generasi Berencana (Genre) di tiap kelurahan di Kota Samarinda menjadi wadah untuk mengembangkan karakter bangsa.
Muda-mudi terpilih dari kalangan yang masih menempuh bangku pendidikan SMP hingga SMA itu diharapkan mengajarkan remaja lainnya untuk menjauhi pernikahan dini, seks bebas, narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.
Yang pada gilirannya nanti keberadaan mereka akan mencegah terjadinya generasi stunting dari hilir di Kota Samarinda.
"Kegiatan ini sebagai upaya penurunan stunting yang ada di Kota Samarinda," ucap Andi Harun dalam sambutannya pada pengukuhan Duta Genre Tingkat Kelurahan se- Kota Samarinda di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (21/3/2023).
Baca juga: 4 Pendampingan Kejati Kaltim untuk Pembebasan Lahan, dari Sei Nibung hingga Ringroad Samarinda
Baca juga: Talkshow Percepatan Penurunan Stunting, Calon Pengantin Anemia dan Kekurangan Energi Kronis
Sebab masalah pernikahan dini dan kenakalan remaja dinilai menjadi diantara penyebab lahirnya anak-anak stunting.
Sehingga, Andi Harun dalam sambutannya meminta agar mereka yang dikemukakan, untuk mempersiapkan diri bagi para remaja atau young generation.
"Untuk membantu pembangunan dan menjadi ikon remaja yang baik maka bisa bersama-sama untuk mengajak yang lain menjauhi hal-hal yang dapat merusak masa depan," ujarnya.
Para duta yang terpilih, menurutnya adalah roll modern, remaja yang memiliki rencana dalam hidupnya.
Serta menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk memberikan edukasi.
Baca juga: Tim Percepatan Penurunan Stunting Samarinda Nilai Candaan Stunting Tidak Dibenarkan
Orang nomor satu di Samarinda itu agar para Duta terpilih dapat merubah paradigma masyarakat khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa dan calon pemimpin pada Indonesia Emas 2045.
"Ini agar terhindar dari hal-hal negatif dan lebih produktif lagi serta bisa membuat remaja menjadi calon penerus bangsa pada masa Indonesia emas tahun 2045," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Wali-Kota-Samarinda-Andi-Harun-pada-pengukuhan-Duta-Genre.jpg)