Ibu Kota Negara

Anggaran IKN Nusantara Membengkak bisa Tembus Rp 30 T, Presiden Jokowi Minta Pembangunan Tambahan

Anggaran IKN Nusantara membengkak. Kementerian PUPR minta tambah dana karena ada permintaan pembangunan tambahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Editor: Amalia Husnul A
Dok. Kementerian PUPR
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau progres pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di IKN pada Kamis (23/02/2023). Anggaran IKN Nusantara membengkak. Kementerian PUPR minta tambah dana karena ada permintaan pembangunan tambahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Anggaran tambahan ini rencananya akan digunakan untuk pembebasan lahan yang nantinya disediakan bagi pengembang.

“Tambahan-tambahan baru, misalnya pak Presiden minta tanah yang disiapkan untuk para investor, nah itu nanti perlu land development,” imbuhnya.

Jokowi Cari Investor ke Singapura

Pertengahan Maret kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, Kamis (16/03/2023), di Istana Kepresidenan Singapura.

Baca juga: Penyebab Banjir IKN Nusantara Versi FWI, Tak Hanya Curah Hujan Tapi Lingkungan Rusak

Dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan PM Singapura tersebut, Presiden Jokowi menyebut bakal ada 20 investor Singapura yang akan berinvestasi di IKN Nusantara.

Presiden Jokowi menyambut baik minat para investor Singapura untuk ikut serta dalam pembangunan IKN Nusantara.

Dukungan terhadap pembangunan IKN Nusantara juga disampaikan PM Singapura, Lee.

Lee mengatakan akan mendorong pelaku usaha Singapura untuk hadir dalam forum investor IKN yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang.

“Saya menyampaikan kepada Presiden Jokowi, kami menantikan forum investor yang direncanakan pada bulan Mei untuk menunjukkan kepada para investor apa yang ditawarkan Nusantara dan untuk menarik minat mereka pada pembangunan tersebut," ujarnya.

PM Lee mendukung visi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan IKN sebagai kota pintar dan kota hijau.

Pertemuan kedua pemimpin juga menghasilkan MoU yang mencakup kerja sama peningkatan kapasitas, berbagi pengetahuan, dan penelitian untuk mendukung perencanaan dan pengembangan Nusantara sebagai kota pintar dan berkelanjutan.

"Kami akan mendorong pengusaha dan perusahaan Singapura untuk berpartisipasi dalam forum ini," tandas PM Lee.

Baca juga: Penyebab Banjir IKN Nusantara Versi FWI, Tak Hanya Curah Hujan Tapi Lingkungan Rusak

Sebelumnya diberitakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berangkat menuju Singapura dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis (16/3/2023) pukul 07.00 WIB.

Di Singapura, Presiden Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dalam pertemuan Leaders’ Retreat yang akan berlangsung pada siang sampai sore hari nanti.

Pertemuan Leaders’ Retreat merupakan pertemuan tahunan yang dilakukan Presiden Indonesia dengan PM Singapura.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved