Jumat, 10 April 2026

Banjir di Paser Berangsur Surut, Warga Bersihkan Rumah Ibadah

Banjir yang menggenangi wilayah Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur kini mulai surut.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser bersama masyarakat setempat saat melakukan bersih-bersih rumah ibadah paska banjir di Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 

Banjir di Paser Berangsur Surut, Warga Bersihkan Rumah Ibadah 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Banjir yang menggenangi wilayah Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur kini mulai surut. 

Berdasarkan data dari Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser, hanya beberapa wilayah yang masih terdampak banjir namun berangsur surut. 

Kepala BPBD Kabupaten Paser Ruslan mengatakan wilayah yang berangsur surut dari banjir yaitu desa di Pesisir Long Kali. 

"Desa pesisir itu yaitu Sebakung, Muara Adang II, serta Desa Adang Jaya Kecamatan Long Ikis," kata Ruslan saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Minggu (26/3/2023). 

Baca juga: Banjir Sekitar IKN Nusantara Bukan di KIPP, BWS Kalimantan IV: Ada Faktor Historis

Sementara untuk desa-desa yang berada di sekitar hulu maupun wilayah Long Kali Tengah sudah dinyatakan surut. 

"Termasuk di Kelurahan Long Kali yang sempat menjadi titik banjir terparah juga dinyatakan surut," tambahnya. 

Bahkan warga setempat, kata Ruslan sudah mulai membersihkan rumah mereka dan tempat ibadah. 

Meski kondisi banjir berangsur surut, warga tetap diminta waspada lantaran kondisi cuaca di Paser yang tidak menentu. 

Baca juga: Penyebab Banjir di IKN Nusantara, Disinggung dengan DAS Riko Manggar

"Sementara ini masih yang di Muara Adang yang belum surut, mudah-mudahan segera surut dan masyarakat tetap waspada," harapnya. 

Paska banjir, kata Ruslan dari instansi terkait akan melakukan kajian untuk mengetahui kerusakan apa saja yang ditimbulkan oleh banjir. 

Seperti halnya BPBD Paser yang menyalurkan bantuan untuk lahan pangan, melalui program paska banjir. 

"Perlu dipersiapkan itu paska banjirnya ini, karena biasanya ada perubahan pancaroba, itu sudah menjadi antisipasi kita. Kemudian mitigasi kita, apakah akan terjadi hujan terus atau tidak, kalau tidak mungkin maka akan terjadi kekeringan," tutup Ruslan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved