Berita Penajam Terkini
Butuh Anggaran Besar, Pemkab PPU Berharap Kelanjutan Bendungan Lawe-lawe Diambil Alih Pusat
Pemkab Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, berkeinginan agar pemerintah pusat mengambil alih lanjutan pembangunan Bendungan Lawe-lawe.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemkab Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, berkeinginan agar pemerintah pusat mengambil alih lanjutan pembangunan Bendungan Lawe-lawe.
Hal itu karena, anggaran yang dibutuhkan untuk kelanjutan bendungan, diperkirakan membutuhkan sekitar Rp69 miliar.
Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, kepada TribunKaltim.Co, Selasa (30/5/2023).
Baca juga: Pemkab PPU Tunggu Kepastian Pinjam Pakai Lahan untuk Lanjutkan Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe
Tohar mengungkapkan bahwa kelanjutan pembangunan Bendungan Lawe-lawe, selain karena menunggu pembahasan teknis dengan PT Pertamina sebagai pemilik lahan, juga karena menunggu kesiapan anggaran.
"Untuk kelanjutan pembangunan berharap ada dari sumber lain, karena cukup besar anggarannya," ungkapnya.
Tohar menjelaskan bahwa, untuk persoalan lahan yang sempat menemui kendala, saat ini sudah rampung pembahasannya dengan pemilik lahan.
Kebijakan pinjam pakai akan diperpanjang, seperti sebelumnya, yakni selama lima tahun.
Baca juga: Harapan Pemkab kepada Pusat, Bangun Bendungan Lawe-lawe untuk Stok Air Bersih
Nantinya, skema pembangunan bendungan ini akan disusun dalam proyek tahun jamak atau multiyears.
Pemanfaatan bendungan tersebut, dapat menjadikan tempat penampungan air baku bagi masyarakat PPU lebih maksimal.
Harapannya, realisasi pembangunan bisa disegerakan, agar bisa dimaksimalkan oleh masyarakat.
"Terkait dengan kewajiban pinjam pakai lahan sudah clear, tinggal eksekusinya, sudah kemarin kita dengan mereka sepakat," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.