Horizzon
Plesiran Panjang Seorang Pensiunan
NAMANYA Agus Subagjo. Ia adalah pengemudi taksi online yang pernah mengantarku ke sebuah acara di Balikpapan.
Penulis: Ibnu Taufik Jr | Editor: Budi Susilo
Jauh sebelum pensiun, ia sudah menjalankan aktivitas sebagai driver taksi online dan ia putuskan untuk lanjut guna menghibur diri.
Nyaris semua penghasilan dari rutinitasnya tersebut ia serahkan ke istrinya, dipotong uang rokok dan uang kopi tentunya.
Baca juga: Terlilit Hutang, Pemuda di Samarinda Ini Tega Melukai Driver Online di Siang Bolong
Ia juga mengaku tak pernah sengaja mangkal di kawasan tertentu demi memperoleh penumpang.
Saat mengantarkan customer, ia mengaku selalu mengarahkan mobilnya ke arah rumah.
"Ya pulang ke rumah. Nah kalau dalam perjalanan ke rumah ada order lagi ya itu namanya rezeki. Tapi setiap selesai ngantar tujuan saya selalu ke arah rumah. Maklum ada 'mantan' saya alias istri yang juga ada di rumah," katanya lagi-lagi sambil tertawa nakal.
Pria kelahiran Sulawesi Selatan ini mengaku benar-benar menikmati hari tuanya bersama istri.
Keempat anaknya semua sudah berkeluarga dan kebetulan semuanya sekarang berada di Jawa Timur.
"Dari empat anak tersebut, saya sudah punya tujuh cucu. Semuanya ada di Jawa Timur, mulai Blitar, Jember dan Banyuwangi," katanya tanpa merinci di kota mana ada dua anaknya tingal.
Dalam kisahnya, Om Agus mengaku belum lama ini menghabiskan waktu selama tiga bulan untuk
mengunjungi anak-anaknya di Jawa.
Baca juga: DPRD Kaltim Respons Aksi Mahasiswa Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja dan Tambang Ilegal
Selain itu ia juga menyempatkan diri untuk jalan-jalan berdua dengan istrinya ke Jogja dan Bali.
Dalam tour 'bulan madu kedua' ini, Om Agus mengaku mencoba berbuat adil ke anak-anaknya, utamanya terkait durasi berapa lama menginap di rumah anaknya.
"Jadi biasalah anak-anak, saat saya di Blitar misalnya yang di Jember terus menghubungi agar saya dan istri segera ke sana," katanya.
"Pokoknya mereka minta semua disinggahi dan kalau bisa lama," imbuhnya.
Puas 'ngapelin' anaknya satu per satu dan utamanya memanjakan cucu-cucunya, Om Agus dan istrinya iseng menyeberang ke Bali dari Banyuwangi. Tiga minggu dihabiskan waktunya berdua di Bali.
Ia mengaku tak pernah memiliki list destinasi yang akan dikunjungi. Semua berjalan dengan improvisasi tanpa berencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ibnu-taufik-juwariyanto-pemimpin-redaksi-tribun-kaltim.jpg)