Sabtu, 25 April 2026

Pria Tewas Diterkam Harimau

Agar Aman Dievakuasi, Harimau yang Terkam Suprianda Pekerja di Samarinda Dibius dengan Cara Disumpit

Agar Aman Dievakuasi, Harimau yang Terkam Suprianda Pekerja di Samarinda Dibius dengan Cara Disumpit

Editor: Mathias Masan Ola
Instagram/info_samarinda
Agar Aman Dievakuasi, Harimau yang Terkam Suprianda Pekerja di Samarinda Dibius dengan Cara Disumpit. Inilah video viral penampakan harimau yang terkam pria di rumah mewah Samarinda, petugas tewas bersimbah darah. 

SAMARINDA, TRIBUNKALTIM.CO -  Agar Aman Dievakuasi, Harimau yang Terkam Suprianda Pekerja di Samarinda Dibius dengan Cara Disumpit.

Harimau yang menerkam Suprianda pekerja di rumah seorang pengusaha yang memelihara hewan buas itu, dievakuasi ke Tabang Kutai Kartanegara.

Agar proses evakuasi berjalan aman, harimau itu harus dibius denagn cara disumpit.

Baca juga: Nasib Pemilik Harimau yang Terkam Seorang Pekerja di Samarinda, BKSDA: Harimau tak Bisa Dipelihara

Kondisi Harimau yang terkam seorang pria di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II Samarinda pasca dibius, Minggu (19/11/2023).TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polresta Samarinda
Kondisi Harimau yang terkam seorang pria di rumah bernomor 99, Jalan Wahid Hasyim II Samarinda pasca dibius, Minggu (19/11/2023).TRIBUNKALTIM.CO/HO/Polresta Samarinda (TRIBUNKALTIM.CO/HO)

Dokter Hewan Amir Ma'ruf selaku Peneliti Satwa Liar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, harimau tersebut dibius yang dosisnya disesuaikan dengan berat badannya.

Setelah disumpit, obat bius tersebut akan mulai bereaksi dalam waktu 15 menit.

Setelah harimau yang diperkirakan berbobot 100 kilogram lebih tersebut dipastikan kehilangan kesadaran, baru akan dipindahkan ke dalam kandang.

"Setelahnya kami sentuh bulu matanya menggunakan tongkat. Sama seperti manusia, kalau benar-benar tidur tidak akan berkedip," jelas dokter Amir Ma'ruf.

Pascadipindahkan ke kandang, mereka harus menunggu harimau tersebut sadarkan diri baru boleh dilakukan mobilisasi.

"Proses sadar kembali bisa mencapai 30 menit. Kalau sudah sadar baru boleh dibawa. Harus begitu agar harimaunya tidak stres," tegas dr. Amir Ma'ruf.

Baca juga: Kisah Sedih Pekerja yang Tewas Diterkam Harimau di Samarinda, Dipecat Bila Tolak Beri Makan Harimau

Wujud harimau Sumatera yang telah menerkam seorang pria di sebuah rumah mewah di bilangan Jalan Wahid Hasyim 2, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Sabtu (18/11/2023). Kini si pemilik rumah saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Samarinda.
Wujud harimau Sumatera yang telah menerkam seorang pria di sebuah rumah mewah di bilangan Jalan Wahid Hasyim 2, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Sabtu (18/11/2023). Kini si pemilik rumah saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Samarinda. (HO/Polresta Samarinda)

Diketahui, Suprianda, salah satu pekerja di rumah AS tewas diterkam harimau, Sabtu (18/11/2023).

Terkait peristiwa harimau menerkam seorang pekerja ini, BKSDA Kaltim menegaskan dengan alasan apapun harimau tidak bisa dipelihara, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.

Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Samarinda, provinsi Kalimantan Timur, tewas diterkam harimau, Sabtu (18/11/2023).

Korban diketahui bernama Suprianda (27), warga Sempaja Ujung, Samarinda. Sehari-hari ia bekerja sebagai ART di sebuah rumah mewah di Jalan Wahid Hasyim II, RT 10, Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.

Saat itu, Suprianda sedang membersihkan kolam di rumah majikannya. Tiba-tiba, seekor harimau yang dipelihara oleh sang majikan, menerkamnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved