Berita Nasional Terkini
Inilah Contoh Naskah Coaching Guru Penggerak 2023 Modul 2.3 Paling Lengkap
Inilah contoh naskah coaching Guru Penggerak yang paling lengkap untuk Anda.
TRIBUNKALTIM.CO - Inilah contoh naskah coaching Guru Penggerak yang paling lengkap untuk Anda.
Program Guru Penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk menyiapkan pemimpin pembelajaran abad ke-21 yang berfokus pada pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Baca juga: Kutai Kartanegara Minim Guru Penggerak, Bisa Berdampak Kekurangan Kepala Sekolah
Baca juga: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian Minta Pendidik di Kukar Daftar Guru Penggerak
Baca juga: Guru Penggerak Bakal Jadi Syarat Calon Pengawas dan Kepala Sekolah di Kutai Timur
Salah satu modul dalam Program Guru Penggerak adalah Modul 2.3:
Pengembangan Kompetensi Coaching. Modul ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi coaching bagi para calon guru penggerak (CGP).
Coaching adalah sebuah proses percakapan yang dirancang untuk membantu seseorang mencapai tujuannya.
Coaching berfokus pada pengembangan potensi dan kekuatan individu, serta membantu individu untuk menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya.
Dalam konteks pendidikan, coaching dapat digunakan untuk membantu guru meningkatkan kompetensinya, mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih efektif, dan mencapai tujuan pembelajaran.

Dilansir dari Sonora.id, CGP diharapkan dapat menerapkan model coaching TIRTA (Tujuan, Informasi, Rencana Tindakan, Aksi) dalam supervisi akademik rekan sejawat. Model coaching TIRTA terdiri dari empat tahapan, yaitu:
1. Tujuan
Pada tahap ini, coach membantu coachee untuk mengidentifikasi tujuan yang ingin dicapai.
Coachee dapat mulai dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Apa yang ingin saya capai?
- Mengapa tujuan ini penting bagi saya?
- Apa manfaat yang akan saya dapatkan jika saya mencapai tujuan ini?
2. Informasi
Pada tahap ini, coach membantu coachee untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang ingin dicapai.
Coachee dapat mulai dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Apa yang sudah saya lakukan untuk mencapai tujuan ini?
- Apa yang menjadi tantangan saya dalam mencapai tujuan ini?
- Apa yang saya butuhkan untuk mencapai tujuan ini?
3. Rencana Tindakan
Pada tahap ini, coach membantu coachee untuk membuat rencana tindakan untuk mencapai tujuannya. Coachee dapat mulai dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Apa yang akan saya lakukan untuk mencapai tujuan ini?
- Kapan saya akan melakukan tindakan tersebut?
- Bagaimana saya akan mengukur keberhasilan saya?
4. Aksi
Pada tahap ini, coachee menerapkan rencana tindakan yang telah dibuatnya.
Coach dapat memberikan dukungan dan arahan kepada coachee selama proses aksi berlangsung.
Baca juga: Soal Program Guru Penggerak, Pemkot Balikpapan Angkat 727 PPPK Guru
Berikut adalah contoh naskah coaching guru penggerak tahun 2023:
Coach: Selamat pagi, Bu Ani. Bagaimana kabarnya hari ini?
Coachee: Baik, Pak. Terima kasih sudah bertanya.
Coach: Apa yang bisa saya bantu hari ini?
Coachee: Saya ingin meningkatkan kompetensi saya dalam mengelola kelas.
Coach: Bagus sekali. Apa tujuan Anda dalam meningkatkan kompetensi tersebut?
Coachee: Saya ingin menciptakan kelas yang kondusif dan menyenangkan bagi siswa.
Coach: Apa yang sudah Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut?
Coachee: Saya sudah mencoba berbagai metode pembelajaran, tetapi belum ada yang benar-benar efektif.
Coach: Apa yang menjadi tantangan Anda dalam mencapai tujuan tersebut?
Coachee: Saya masih kesulitan untuk mengendalikan siswa yang suka berbicara saat pelajaran berlangsung.
Coach: Apa yang Anda butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut?
Coachee: Saya membutuhkan strategi untuk mengendalikan siswa yang suka berbicara saat pelajaran berlangsung.
Coach: Baiklah, mari kita bahas strategi untuk mengendalikan siswa yang suka berbicara saat pelajaran berlangsung.
Coach: Pertama-tama, kita perlu memahami penyebab siswa suka berbicara saat pelajaran berlangsung. Apakah karena mereka tidak memahami materi pelajaran? Apakah karena mereka bosan? Atau apakah karena mereka ingin menarik perhatian?
Coachee: Saya pikir karena mereka tidak memahami materi pelajaran.
Coach: Jika demikian, kita perlu memberikan penjelasan yang lebih jelas dan menarik kepada siswa. Kita juga bisa menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariasi agar siswa tidak bosan.
Coachee: Iya, Pak. Saya akan mencobanya.
Coach: Selain itu, kita juga perlu memberikan penguatan positif kepada siswa yang tidak berbicara. Kita bisa memberikan pujian atau penghargaan kepada siswa yang diam dan mendengarkan pelajaran.
Coachee: Iya, Pak. Saya akan melakukannya.
Coach: Bagaimana, Bu Ani? Apakah Anda sudah memiliki gambaran tentang strategi yang akan Anda lakukan?
Coachee: Iya, Pak. Saya sudah memiliki gambaran.
Coach: Baiklah, saya rasa kita sudah selesai untuk hari ini. Silakan Anda implementasikan strategi tersebut dan beri tahu saya hasilnya nanti.
Coachee: Terima kasih, Pak. Saya akan melakukannya. Naskah coaching tersebut hanya merupakan contoh. CGP dapat menyesuaikan naskah tersebut sesuai dengan kebutuhan dan konteks yang dihadapinya.
(*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.