Sabtu, 25 April 2026

Tribun Kaltim Hari Ini

Dua Kali Diserang Ulat Bulu, Kini Taman Bebaya Samarinda Dibuka Kembali

Ditutup sejak Desember 2023 karena serangan koloni ulat bulu, Taman Bebaya Samarinda kini akhirnya dibuka kembali untuk umum.

Penulis: Geafry Necolsen | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA
Ditutup sejak Desember 2023 karena serangan koloni ulat bulu, Taman Bebaya Samarinda kini akhirnya dibuka kembali untuk umum. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ditutup sejak Desember 2023 karena serangan koloni ulat bulu, Taman Bebaya Samarinda kini akhirnya dibuka kembali untuk umum.

Salah satu fasilitas umum yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda itu telah dibuka sejak Senin (8/1/2024) lalu.

Penutupan dan pembukaan kembali Taman Bebaya ini terjadi dua kali. Keduanya disebabkan serangan ulat bulu.

Baca juga: BPBD dan Samarinda Animal Rescue Semprot Racun Ulat Bulu di Taman Bebaya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Samarinda, Endang Liansyah melalui Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Roro Dyah Maharani mengatakan sebelum dibuka pihaknya telah melakukan pemantauan di taman tersebut selama satu pekan.

Hasilnya DLH memastikan tidak ada lagi ulat bulu yang ditemukan di tepian maupun dalam taman yang awalnya bernama Taman Buah tersebut.

"Tapi kami tetap melakukan pencegahan dengan melakukan perawatan berkala agar ulat bulu tidak kembali lagi," kata Roro, Senin (15/1/2024).

Hilangnya koloni ulat bulu itu tidak lepas dari peran serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda dan Animal Rescue Samarinda.

Mereka telah melakukan penyemprotan cairan pembasmi ulat bulu pada Senin, 18 Desember 2023 lalu.

Baca juga: Ulat Bulu Mulai Masuk ke Taman Bebaya Samarinda, Warga Hingga Polisi Alami Gatal-gatal

Ketua Samarinda Animal Rescue (SAR) Suparlin mengatakan mereka hanya melakukan penyemprotan satu kali. Dalam upaya pembasmian itu mereka menyemprotkan 4 cairan khusus pembasmi ulat bulu.

"Cairan pembunuh ulat bulu, cairan racun bagi ulat bulu namun tidak merusak tanaman cairan untuk membuat hawa panas dan lengket yang membuat ulat bulu tidak betah," beber Suparlin.

Ia mengatakan tiga hari penyemprotan, koloni ulat bulu dipastikan sudah terbasmi.

Hanya saja pihaknya sempat kecewa sebab tak dilibatkan untuk melakukan observasi lanjutan guna memastikan tak ada sisa perkembangbiakan ulat bulu.

"Tapi tidak apa-apa. Semoga ulat bulunya benar-benar sudah berhasil dilenyapkan dari Taman Bebaya," ucapnya.

Baca juga: DLH Samarinda Beber Asal Muasal Ulat Bulu yang Serang Taman Bebaya  

Saat ini terpantau Taman Bebaya memang sudah dibuka untuk umum. Rahman (43) salah satu wakar taman mengatakan jumlah pengunjung masih terbilang sedikit sejak dibuka kembali pada minggu lalu.

"Jam operasionalnya Senin sampai Kamis dibuka dari jam 15.00 Wita. Sementara Jumat, Sabtu dan Minggu dari pagi sudah buka," sebutnya. (Rita Lavenia)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved