Kamis, 4 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Bangunan Senilai Rp 1 Miliar di Jalan Suwandi Samarinda Ludes Terbakar

Bangunan senilai Rp 1 miliar di Jalan Suwandi, Kota Samarinda, ludes terbakar pada Senin (22/1/2024) subuh hari ini.

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Diah Anggraeni
Tribunkaltim.co/Rita Lavenia
Kondisi terkini dua bangunan di Jalan Suwandi I, Samarinda, usai mengalami kebakaran pada Senin (22/1/2024) subuh tadi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Suwandi I, Blok C, RT 23, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Senin (22/1/2024) subuh.

Kebakaran yang terjadi pada pukul 05.15 Wita itu melalap 2 bangunan permanen yang terdiri dari rumah tunggal dan kontrakan 12 pintu.

"Rumah dan kontrakan itu milik saya. Kerugian sekitar Rp 1 miliar karena semuanya habis," sebut Linda (42), pemilik rumah saat dijumpai Tribunkaltim.co di lokasi kejadian, sore ini.

Ia menjelaskan bahwa api berasal dari kamar kosong tepat di samping dapur

"Itu kamar mertua saya sebelum mereka pindah ke Sebulu (wilayah Kabupaten Kutai Kartanegera)," jelasnya.

Baca juga: Konsleting Listrik Salah-satu Penyebab Kebakaran di Samarinda, Ini 5 Tips Cegah Konsleting Listrik

Kala itu ia tengah menyiapkan sarapan bagi ketiga anaknya yang sedang mandi untuk bersiap ke sekolah.

Namun, mendadak lampu mereka padam.

Perempuan berdarah Indonesia dan China tersebut mengira bahwa hal itu disebabkan oleh permasalahan listrik atau jeglek.

"Tapi pas saya naikan meteran, tidak lama jeglek lagi. Itu sampai empat kali," ingatnya.

Saat listrik jepret kelima kalinya, dia akhirnya menangkap cahaya terang dari dalam kamar mertuanya yang bersebelahan dengan dapur.

Ketika pintu dibuka alangkah terkejutnya, karena seluruh ruangan kamar telah dipenuhi api.

Ketiga anaknya yang tengah bersiap menggunakan seragam sekolah juga ikut panik.

Baca juga: Konsleting Listrik Salah-satu Penyebab Kebakaran di Samarinda, Ini 5 Tips Cegah Konsleting Listrik

Mereka memekik meminta pertolongan di tengah subuh saat sejumlah orang masih terlelap.

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi kecuali menarik anak-anak keluar. Tidak ada apapun yang berhasil terselamatkan selain baju di badan," ucapnya pelan.

Akhirnya mereka hanya bisa pasrah menyaksikan rumah dan kontrakan mereka yang telah berdiri sejak 1980-an itu terbakar.

Sembilan penghuni kontrakan mereka juga bernasib sama, tak ada satupun barang berharga yang sempat mereka selamatkan.

"Sangat cepat. Saat itu yang nyewa di kontrakan saya masih pada tidur. Pas sadar mereka cuma bisa menyelamatkan diri," ucapnya.

Sementara itu, Oscar, salah satu tetangga korban mengatakan sebelum menyadari telah terjadi kebakaran dirinya sudah terjaga namun masih berada di pembaringannya.

Tidak lama ia mendengar suara anak kecil berteriak meminta tolong.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Samarinda Diduga Api Berasal dari Rumah Seorang Lansia yang Sedang Memasak

Awalnya, Oscar sempat mengira bahwa suara itu hanyalah teriakan sejumlah anak yang tengah bermain.

"Tapi teriakannya makin nyaring. Akhirnya saya keluar dan melihat api sudah besar dari bagian belakang rumah ibu Linda," jelasnya.

Saat ini korban terdampak memilih untuk mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Untuk diketahui kebakaran hebat itu dapat dikuasai dalam kurun waktu 1 jam 30 menit.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan, pihaknya menurunkan tiga posko dibantu relawan dalam penanganan musibah kali ini.

Ia menyebutkan ada 13 kepala keluarga (KK) dengan 16 jiwa terdampak dalam musibah ini.

"Kebanyakan pengontrak rumah. Dugaan awal sesuai keterangan korban penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Tapi untuk hasil pastinya menunggu penyelidikan pihak kepolisian," singkat Hendra AH. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved