Senin, 4 Mei 2026

Pembunuhan Sekeluarga di PPU

Penajam Geger, Sekeluarga Dibunuh Secara Sadis, Bermula dari Asmara yang Tak Direstui Orangtua

Penajam geger, sekeluarga dibunuh secara sadis, bermula dari asmara yang tak direstui orangtua

Tayang:
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribun Kaltim
Suasana kamar jenazah di RSUD PPU, tempat lima korban pembunuhan diotopsi. Penajam geger, sekeluarga dibunuh secara sadis, bermula dari asmara yang tak direstui orangtua 

Perempuan 18 tahun ini dibunuh tiga buruh pabrik di asrama karyawan tempatnya bekerja.

Pelaku memperkosa dan memasukkan gagang cangkul ke dalam kemaluan korban hingga tewas.

Kasus Rio Martil

Rio Alex Bulo atau dikenal dengan Rio Martil adalah pelaku pembunuhan berantai sadis yang mengincar pengusaha rental mobil.

Awalnya dia berprofesi sebagai agen yang menjual surat-surat kendaraan palsu. 

Namun setelah menikah, dia mulai beralih profesi menjadi pencuri mobil dengan keuntungan yang lebih menggiurkan.

Nyatanya, Rio bekerja sama dengan penadah barang curian untuk mencuri mobil mewah di Jakarta.

Sadisnya, Rio tidak hanya mencuri mobil tetapi juga membunuh pemilik kendaraan dengan senjata andalannya, yaitu martil.

Aksi sadisnya akhirnya berakhir setelah komplotan penadah barangnya melaporkan Rio ke pihak berwajib.

Rio ditangkap dan mendapat hukuman mati di tahun 2014.

Ironisnya, saat di penjara Rio berteman dengan Iwan Zulkarnaen seorang koruptor yang kemudian juga dinunuhnya hanya gara-gara Iwan mengolok-olok Rio.

Rio Martil dieksekusi pada 8 Agustus 2008.

Baca juga: BREAKINGNEWS Inilah Identitas, Suami, Istri dan 3 Anak, Korban Pembunuhan di PPU

Mutilasi Astini

Kasus pembunuhan paling sadis di Indonesia pertama adalah kasus mutilasi oleh seorang perempuan bernama Astini di Surabaya, Jawa Timur.

Pembunuhan Astini bermula sakit hati karena korban menagih hutang.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved