Minggu, 12 April 2026

Pembunuhan Sekeluarga di PPU

Penajam Geger, Sekeluarga Dibunuh Secara Sadis, Bermula dari Asmara yang Tak Direstui Orangtua

Penajam geger, sekeluarga dibunuh secara sadis, bermula dari asmara yang tak direstui orangtua

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Tribun Kaltim
Suasana kamar jenazah di RSUD PPU, tempat lima korban pembunuhan diotopsi. Penajam geger, sekeluarga dibunuh secara sadis, bermula dari asmara yang tak direstui orangtua 

TRIBUNKALTIM.CO - Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, geger!

Sekeluarga yang terdiri dari ayah ibu dan 3 anaknya ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Babulu, Kecamatan Babulu.

Kelima korban pembunuhan, yaitu Waluyo (35), Sri Winarsih (34) dan ketiga anaknya masing-masing adalah RJS (15), VDS (11) dan ZAA (3) sudah disemayamkan di RSUD PPU sambal menunggui proses otopsi.

Kisah asmara yang tak direstui orangtua diduga kuat menjadi motif dibalik aksi pembunuhan sadis tersebut.

Saat ini, Polres Penajam sudah mengamankan pelaku dan mendalami kasus tersebut.

“Ini terkait dengan motif asmara.

Pelaku memiliki hubungan cinta dengan salah satu korban, yaitu anak tertua.

Namun hubungan mereka kandas,” kata sumber di kepolisian.

Baca juga: 5 Fakta Pembunuhan 5 Orang dalam 1 Keluarga di PPU, Terungkap Identitas Korban hingga Motif Pelaku

Masih berdasarkan informasi awal dari Kepolisian, kandasnya hubungan pelaku dengan anak tertua (RJS) ini terjadi karena tak mendapat restu dari Waluyo.

Pelaku pun melancarkan aksinya di malam hari.

Dengan cara mematikan listrik dan langsung membunuh Waluyo.

Dilanjutkan dengan membunuh istri dan anak paling kecil.

"Kemudian anak tertua atau pacar pelaku dibunuh lalu diperkosa.

Setelah itu mau pergi, Waluyo masih tampak hidup lalu dihabisi lagi," kata sumber di Kepolisian.

Petugas juga masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan pihak RSUD PPU.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved