Rabu, 22 April 2026

Pemilu 2024

Trending X Dirty Vote, Film Dokumenter Dugaan Kecurangan Pemilu yang Dirilis Hari Ini, Link Nonton

Trending x (dulu Twitter), Dirty Vote, film dokumenter kecurangan Pemilu yang dirilis hari ini, Tiga ahli hukum Tata Negara mengungkapnya. Link nonton

|
Editor: Amalia Husnul A
Twitter DirtyVote
DIRTY VOTE - Trending x (dulu Twitter), Dirty Vote, film dokumenter kecurangan Pemilu yang dirilis hari ini, Tiga ahli hukum Tata Negara mengungkapnya. Link nonton. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini, Minggu (11/2/2024) trending x (dulu Twitter) Dirty Vote, film dokumenter kecurangan Pemilu yang baru saja dirilis

Di film Dirty Vote yang jadi trending x ini, 3 ahli hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar, Feri Amsari dan Bivitri Susanti menerangkan mengenai penggunaan instrumen kekuasaan untuk mencurangi Pemilu 2024.

Simak sinopsis film Dirty Vote yang trending x hari ini dan dan link nonton di akhir artikel ini. 

Hari ini, Minggu (11/2/2024) merupakan awal dari masa tenang dipilih sebagai waktu untuk merilis film Dirty Vote. 

Baca juga: Jadwal Pembagian Undangan Mencoblos yang harus Dibawa ke TPS 14 Februari 2024, Solusi Jika tak Dapat

Baca juga: Update Status di KPU, Daftar 63 Lembaga Survei Pemilu 2024 dan Pemiliknya, Link Quick Count Pilpres

Baca juga: Tata Cara Memilih di TPS Pemilu 2024, Mulai Jam 7 Pagi, Jangan Lupa Bawa E-KTP dan Surat Undangan

Koalisi Masyarakat Sipil merilis film dokumenter Dirty Vote menyongsong hari pemungutan suara, tiga hari lagi yakni Rabu 14 Februari 2024. 

Film Dirty Vote ini menceritakan tentang desain kecurangan pemilu yang diungkap oleh tiga pakar hukum tata negara. 

Dokumenter berjudul “Dirty Vote” tayang hari ini mengambil momentum 11.11, yaitu tanggal 11 Februari bertepatan hari pertama masa tenang pemilu dan disiarkan pukul 11.00 WIB di kanal YouTube.

Film Dirty Vote persisnya dokumenter eksplanatori yang disampaikan oleh tiga ahli hukum tata negara yang membintangi film ini.

Mereka adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari.

Ketiganya menerangkan betapa berbagai instrumen kekuasaan telah digunakan untuk tujuan memenangkan pemilu sekalipun prosesnya menabrak hingga merusak tatanan demokrasi.

Penggunaan kekuasaan yang kuat dengan infrastruktur yang mumpuni, tanpa malu-malu dipertontonkan secara telanjang di hadapan rakyat demi mempertahankan status quo.

Tentu saja penjelasan ketiga ahli hukum ini berpijak atas sejumlah fakta dan data.

DIRTY VOTE - Film Dirty Vote yang mengungkap upaya instrumen kekuasaan mencurangi Pemilu 2024 yang dirilis hari ini, Minggu (11/2/2024).
DIRTY VOTE - Film Dirty Vote yang mengungkap upaya instrumen kekuasaan mencurangi Pemilu 2024 yang dirilis hari ini, Minggu (11/2/2024). (Tangkap layar YouTube Dirty Vote)

Bentuk-bentuk kecurangannya diurai dengan analisa hukum tata negara.

Sederhananya menurut Bivitri Susanti, film ini sebuah rekaman sejarah tentang rusaknya demokrasi negara ini pada suatu saat, di mana kekuasaan disalahgunakan secara begitu terbuka oleh orang-orang yang dipilih melalui demokrasi itu sendiri.

Baca juga: Koalisi LSM Sebut Pelanggaran Jokowi di Pemilu 2024 Capai 11 Kali, Terbanyak Dilakukan Menteri

“Bercerita tentang dua hal. Pertama, tentang demokrasi yang tak bisa dimaknai sebatas terlaksananya pemilu, tapi bagaimana pemilu berlangsung.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved