Kamis, 7 Mei 2026

Pilpres 2024

Sejarah Pemilu Indonesia Pertama Kali 1955 Hingga Saat Ini 2024

Simak informasi terkait dan sejarah Pemilu Indonesia pertama kali 1955 hingga saat ini 2024. Berikut ialah sejarah yang wajib diketahui saat Pemilu.

Tayang:
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Dzakkyah Putri
KOMPAS.com/ZINTAN PRIHATINI
SEJARAH PEMILU INDONESIA. Simak informasi terkait dan sejarah Pemilu Indonesia pertama kali 1955 hingga saat ini 2024. Berikut ialah sejarah yang wajib diketahui saat Pemilu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi terkait dan sejarah Pemilu Indonesia pertama kali 1955 hingga saat ini 2024.

Mendekati Pemilu 2024 yang tepatnya akan di laksanakan 14 Februari 2024 serentak seluruh Indonesia, tentunya sebagai masyarakat Indonesia kita perlu mengetahui bagaimana proses Pemilu dari tahun ke tahun.

Sebelum era reformasi dan kebebasan berpendapat seperti saat ini, Indonesia pernah berada pada masa kepemimpinan terlama yaitu 32 tahun.

Pada masa itu, Pemilu di Indonesia hanya dipergunakan untuk memilih anggota DPR, DPRD, Anggota Konstituante.

20240213_SEJARAH PEMILU INDONESIA
SEJARAH PEMILU INDONESIA. Simak informasi terkait dan sejarah Pemilu Indonesia pertama kali 1955 hingga saat ini 2024.

Sehingga setelah masa reformasi, Presiden yang awalnya di pilih oleh MPR berubah menjadi di pilih oleh rakyat dengan cara Pemilu.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait sejarah Pemilu Indonesia pertama kali 1955 hingga saat ini 2024, berikut ialah rinciannya.

Baca juga: 4 Kecurangan Ditemukan TKN Prabowo-Gibran di Masa Tenang Pemilu 2024, Ada Amplop Berisi Rp 63 Juta

Periode Soekarno (Pemilu 1955)

Amanat Maklumat X selain pembentukan partai-partai politik adalah menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota DPR pada Januari 1946.

Namun rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan karena:

- Tidak ada perundang-undangan untuk mengatur penyelenggaraan pemilu

- Rendahnya stabilitas keamanan negara

- Pemerintah dan rakyat fokus mempertahankan kemerdekaan

Pemilu ini merupakan Pemilu Nasional pertama di Indonesia, dilaksanakan untuk memilih anggota DPR (29 September 1955) dan anggota Konstituante (25 Desember 1955).

Periode Soeharto (Pemilu 1971 - 1997)

Pasca pemerintahan Presiden Soekarno, MPRS menetapkan Soeharto sebagai Pejabat Presiden pada 12 Maret 1967 dan tanggal 27 Maret 1968 Soeharto ditetapkan menjadi Presiden sesuai hasil Sidang Umum MPRS (TAP MPRS No. XLIV/MPRS/1968).

Selama 32 tahun Presiden Soeharto memimpin bangsa Indonesia, telah terjadi enam kali penyelenggaraan Pemilu untuk memilih anggota DPR, DPRD Tingkat I dan DPRD Tingkat II.

Kemudian pada era ini Presiden dipilih oleh MPR, tahun 1998, Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie sampai diselenggarakan Pemilu berikutnya (Sidang Istimewa MPR RI, 23 Juli 2001, melalui Ketetapan MPR RI No. II/MPR/2001)

Baca juga: 3 Link untuk Cek Daftar Caleg DPR, DPD, DPRD Pemilu 2024 dan Dapil Lengkap Rekam Jejaknya

Periode Reformasi (Pemilu 1999 - sekarang)

Persentase Perolehan Suara Peserta Pemilu 1977 - 1997 Pasca pemerintahan Presiden Soeharto, Wakil Presiden BJ. Habibie dilantik menjadi Presiden RI pada tahun 1998.

Pada masa pemerintahan BJ. Habibie, Pemilu yang semula diagendakan tahun 2002 dipercepat pelaksanaannya menjadi tahun 1999.

Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 1999

Pemilu pertama pada masa reformasi

• Peserta: 48 Partai Politik

• Pelaksanaan: 7 Juni 1999

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden

• Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri dipilih dan ditetapkan oleh MPR RI sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI

• Pasangan Abdurrahman Wahid - Megawati Soekarnoputri digantikan oleh pasangan Megawati Soekarnoputri - Hamzah Haz (Sidang Istimewa MPR RI, 23 Juli 2001, melalui Ketetapan MPR RI No. II/MPR/2001)

Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2004

Pemilu pertama pasca perubahan amandemen UUD 1945, terjadi perubahan yaitu:

1. Presiden dipilih secara langsung

2. Dibentuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

3. Hadirnya Penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap dan mandiri (Komisi Pemilihan Umum)

• Peserta: 24 Partai Politik

• Pelaksanaan: 5 April 2004

Baca juga: Komentari Film Dirty Vote, Anies-Cak Imin dan Jusuf Kalla Dilaporkan ke Bawaslu

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2004

Pelaksanaan: - 5 Juli 2004 (putaran I) - 20 September 2004 (putaran II)

• Peserta: 5 pasangan calon

• Susilo Bambang aYudhoyono dan Jusuf Kalla terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2004 - 2009

Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2009

• Peserta: 44 Partai Politik (38 Partai Politik Nasional dan 6 Partai Lokal Aceh)

• Pelaksanaan: 9 April 2009

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009

• Pelaksanaan: 8 Juli 2009 (1 putaran)

• Peserta: 3 pasangan calon

Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI
periode 2009 - 2014

Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014

• Peserta: 15 Partai Politik (12 Partai Politik Nasional dan 3 Partai Lokal Aceh)

• Pelaksanaan: - 9 April 2014 (dalam negeri) - 30 Maret s.d 6 April 2014 (luar negeri)

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014

• Pelaksanaan: 9 Juli 2014

• Peserta: 2 pasangan calon

Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014 - 2019

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019

• Pelaksanaan: 17 April 2019.

• Peserta: 2 pasangan calo

Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024

Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024

Kini pemilu 2024 akan digelar pada besok yaitu 14 Februari 2024 mendatang.

Selanjutnya pemilihan kali ini akan digelar serentak untuk memilih DPR, DPD, DPRD, dan Presiden - Wakil Presiden.​

Referensi

• KPU. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved