Senin, 27 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Kukar Terbanyak Petani Milenial, Pj Gubernur Kaltim: Perlu Ciptakan Pertanian Modern

Dukung ketahanan pangan di IKN, Pj Gubernur Akmal Malik menyebut perlu adanya pertanian modern untuk tarik minat anak muda untuk bertani.

Penulis: Eni | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO/MITHA AULIA ANGGRAINI
Ilustrasi pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik menyebut perlu adanya pertanian modern untuk menarik minat anak muda dalam bertani. BPS Kaltim mencatat bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara terbanyak memiliki petani milenial. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa waktu lalu kedatangan Stafsus (Staf Khusus) Presiden, Billy Mambrasar.

Kedatatangannya ke Bumi Etama guna meluncurkan program Petani Milenial.

Tampak hadir Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik dan Kapusdiktan Kementerian Pertanian (Kementan), Idha Widi Arsanti saat peluncuran program Petani Milenial Kaltim di Kutai Kartanegara, Jumat (22/3/2024).

Billy Mambrasar bersama dengan Kementan dan Pemprov Kaltim meluncurkan program Petani Milenial di Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Benih Induk (UPTD BBI), Kutai Kartanegara.

Program Petani Milenial Kaltim didesain untuk menjadi motor regenerasi petani maupun peningkatan kapasitas para petani muda dalam rangka memastikan ketahanan pangan di wilayah Kaltim, khususnya di Ibukota Nusantara (IKN).

"Adapun peluncuran Program Petani Milenial di IKN ini adalah ide dari Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, yang berharap agar ekosistem pertanian untuk menyokong giat pembangunan IKN ini siap dari sekarang," kata Billy.

Baca juga: Pj Gubernur Kaltim Bakal Siapkan Perda Angkutan Online, AMKB: Terima Kasih Berada di Pihak Kami

Billy juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, baik dari Kementan maupun Pemprov Kaltim, yang telah bekerja sama mewujudkan peluncuran program Petani Milenial ini.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Akmal yang secara konsisten memberi perhatian dan mendorong anak muda untuk terus berinovasi," ujarnya.

Dalam kurun waktu empat tahun, program Petani Milenial telah diluncurkan di lebih dari 15 provinsi di Tanah Air. 

Billy menegaskan baha program ini berhasil mendata petani muda di berbagai provinsi di Indonesia serta menggandeng sektor privat maupun badan usaha milik negara (BUMN) untuk mengambil bagian dalam pemberdayaan anak muda di bidang pertanian.

"Selain pihak privat dan BUMN, kami juga mengelola hibah internasional melalui Yayasan Kitong Bisa untuk menyasar anak muda di derah terluar di Indonesia. Jadi, kami memberikan pelatihan bagi teman-teman yang memang sudah berfokus di bidang tani, maupun memperkenalkan keterampilan bertani pada anak muda yang sebelumnya tidak memiliki ketertarikan maupun latar belakang pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menekankan perlu adanya terobosan untuk menarik generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

"Kita tidak bisa lagi pakai cara-cara lama. Untuk menarik minat anak muda bertani, kita perlu menciptakan pertanian modern, dengan pemanfaatan teknologi canggih, yang sesuai dengan zaman," ujarnya.

Akmal Malik mengapresiasi adanya Program Petani Milenial Kaltim sebagai langkah kolaboratif untuk mendorong peningkatan produktivitas di sektor pertanian di Kaltim.

"Insya Allah, kolaborasi ini akan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi generasi muda di Kaltim, IKN dan terus bergerak hingga dampaknya dirasakan di seluruh Indonesia," imbuh Akmal Malik.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Seno Aji Sebut Langkah Pj Gubernur Kaltim Jalankan Pemerintahan Sesuai Koridor

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved