Berita Berau Terkini
Bijak Habiskan Uang THR, Beli Baju Baru saat Lebaran tak Diwajibkan
Momen Hari Raya Idulfitri selalu ditunggu umat Islam, terlebih yang paling dinantikan adalah Tunjangan Hari Raya (THR)
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Momen Hari Raya Idulfitri selalu ditunggu umat Islam, terlebih yang paling dinantikan adalah Tunjangan Hari Raya (THR).
Kurangnya wawasan mengenai pentingnya mengelola tunjangan tersebut jadi penyebab mudah menguapnya uang THR.
Ustazah Nurhasanah menuturkan, biasanya menjelang Hari Raya Idulfitri ramai orang orang membicarakan dan mengharapkan mendapatkan THR.
Kemudian THR ini menjadi keharusan yang diberikan kepada seluruh pegawai atau karyawan oleh instansi baik itu pemerintah ataupun swasta.
Dalam Islam sah-sah saja memberikan THR kepada pegawai atau karyawan, atau kepada siapapun. Karena ini disamakan seperti memberi hadiah. Di mana hadiah ini sudah merupakan hak bagi si penerima.
Baca juga: Pemkab Berau Klaim Telah Salurkan 100 Persen THR ASN dan Honorer
Baca juga: Ribuan Tenaga Honorer di Kutai Kartanegara Terima THR Rp1 Juta, Dipastikan Cair Sebelum Lebaran 2024
Dalam sebuah hadis dikatakan "Tahadu Tahabbu" yang artinya, saling memberi hadiahlah kalian, maka niscaya akan saling mencintai. Hadis Riwayat Bukhari menyebut Rasulullah juga biasa menerima hadiah. Bahkan beliau juga menganjurkan umatnya untuk gemar memberi hadiah.
"Dalam hal ini, layak bagi kita mengambil contoh teladan beliau. Di antara keutamaan hadiah selain mengikuti sunnah nabi, dia akan melahirkan rasa cinta, serta bisa melenyapkan permusuhan," jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (8/3/2024).
Ustazah Nurhasanah pun berbagi kiat-kiat mengelola uang THR berdasarkan pandangan Islam.
Kata Dia, ketika mendapat THR, sama seperti ketika mendapatkan gaji pokok. Yang mana biasanya diprioritaskan untuk membeli atau memenuhi kebutuhan pokok terlebih dahulu, atau ada kewajiban kewajiban finansial yang yg harus ditunaikan lebih dahulu.
Jika semua sudah terpenuhi, maka boleh boleh saja mau digunakan untuk belanja kebutuhan lainnya.
Baca juga: Disnaker Balikpapan Buka Posko Pengaduan THR, Ada Aplikasi Khusus Layani Aduan Meski Hari Libur
Selama itu hal yang baik baik saja atau boleh juga THR yang diterima ditabung untuk keperluan anak sekolah, kebutuhan rumah tangga, dan sebagainya.
Ia mengaitkannya dengan keberkahan rezeki yang nantinya akan didapat apabila benar-benar dibelanjakan rezeki tersebut pada sesuatu dengan bernilai yang tinggi.
"Intinya dengan mendahulukan kebutuhan prioritas, baru membelanjakan keperluan lain, dengan tetap mendahulukan kebutuhan," ungkapnya.
Salah satu yang menjadi tradisi di Indonesia adalah membeli baju baru untuk Lebaran. Tak dipungkiri itu menjadi tradisi yang hampir tidak pernah dilewatkan umat Islam.
Tidak ada larangan bagi siapa saja yang ingin membeli baju baru dan dikenakan saat Lebaran. Yang perlu digaris bahawi pada kata tidak dilarang adalah tidak diharuskan. Tergantung kepada kemampuan masing-masing individu. Karena agama Islam tidak akan memberatkan umatnya.
Pemkab Berau Dukung Penuh Program Internet Gratis dari Pemprov Kaltim untuk Masyarakat Kampung |
![]() |
---|
DPRD Berau Desak Atasi Pengangguran, Dorong Perusahaan Patuhi Aturan 80:20 |
![]() |
---|
Dinkes Berau Gencarkan Edukasi Diabetes pada Remaja untuk Cegah Penyakit Tidak Menular |
![]() |
---|
Disdukcapil Berau Mencatat Ada Penambahan Penduduk di Semester 1 Tahun 2025 Capai 4.000 Jiwa |
![]() |
---|
Pemkab Berau Mantapkan Program Kota Sehat, Targetkan Swastisaba Padapa 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.