Kamis, 23 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Banjir Melanda Long Penaneh Mahulu Kaltim Sebabkan 14 Rumah Tergenang

Banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi terjadi di Long Penaneh 1, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur

|
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Jembatan pipa air bersih di Long Apari terancam putus akibat banjir yang terus melanda kecamatan ini sejak pagi tadi, Senin (13/5/2024).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi terjadi di Long Penaneh 1, Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, Senin (13/5/2024).

Hal ini mengakibatkan 14 rumah tergenang dan jembatan pipa air bersih yang mengalirkan air bersih ke tujuh kampung di kecamatan ini hampir putus.

Banjir terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi sedari pagi hari melanda Kecamatan Long Apari.

Beberapa titik yang terdampak yaitu kampung Tiong Buu, Long Kerioq, Long Penaneh 1, Long Penaneh 2, Long Penaneh 3, Tiong Ohang dan Noha Buan.

Camat Kecamatan Long Apari, Petrus Ngo mengatakan akibat kejadian ini mengakibatkan rumah warga tergenang.

"Di Long Penaneh 1 ada satu karena di situ rendah memang. Untuk info selanjutnya nanti kami lapor," katanya pada TribunKaltim.co.

Baca juga: Jembatan Pipa Air Bersih di Long Apari Mahulu Kaltim Terancam Putus Akibat Banjir

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Mahulu, Kepala BKKBN RI Berharap Kualitas SDM Kesehatan Meningkat

Sampai saat ini, Ia menyebut terdapat empat rumah warga tergenang akibat banjir.

Sementara untuk korban jiwa, Ia menyebut sampai saat ini masih nihil.

Saat ditanyai mengenai penanganan jembatan pipa air bersih yang hampir putus karena banjir, Ia mengaku tidak berani mendekat ke arah sungai tersebut.

Ia khawatir jika dipaksakan untuk melakukan penanganan akan menimbulkan korban.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di daerah bantaran sungai untuk mengungsikan diri.

"Karena terancam putus. Jadi kami tadi perintahkan supaya warga yang bermukim di situ yang rumahnya dekat pipa di situ segera menghindar dan cari tempat yang aman takut slengnya putus," ujarnya.

Kejadian bencana ini telah Ia laporkan kepada pemimpin daerah kabupaten Mahulu.

"Kebetulan saya masuk WA Grup pimpinan. Jadi ada Sekda dan Wakil Bupati mereka sudah tahu. Sudah tahu semua," imbuhnya.

Sampai saat ini belum ada penanganan lebih yang diberikan oleh Pemkab, untuk sementara Pemkab menginstruksikan agar pemerintah kecamatan tetap memantau dan melaporkan perkembangan di Long Apari.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved