Minggu, 12 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Kapolresta Samarinda Sebut Sudah Periksa Saksi Terkait Eks Lubang Tambang

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli menemui massa  yang menggelar  aksinya di depan Mapolresta Samarinda, pada Selasa (21/5/204) sore

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli menemui peserta aksi di depan Mapolresta Samarinda. Audiesi dilakukan di ruang rapat Mapolresta Samarinda, pada Selasa (21/5/204) sore.TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli menemui massa  yang menggelar  aksinya di depan Mapolresta Samarinda, pada Selasa (21/5/204) sore.

Massa aksi itu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda, mereka menuntut agar dihentikan tindakan refresif terhadap para aktivis pegiat HAM dan lingkungan, serta berantas aktivitas tambang ilegal di Kota Tepian.

Setelah selesai audiensi dengan massa aksi, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli mengatakan bahwa pada perinsipnya kepolisian dalam mengawal massa unjuk rasa SOP harus dipastikan keamanannya.

Baik itu keamanan orang yang melakukan unjuk rasa maupun orang yang berada di sekitar unjuk rasa, serta mengamankan sarana - prasarana atau barang-barang yang di sekitar tempat unjuk rasa maupun di kegiatan itu.

Baca juga: PMII Tuntut Polresta Samarinda Tindak Tambang Ilegal

Baca juga: 2 Pria Diringkus Satreskoba Polresta Samarinda, Sabu Disimpan di Tas Selempang

""Harus kita amankan kita jaga, sehinga semua yang melakukan unjuk rasa dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik. Berangkat sehat, pulang juga kembali ke rumah masing-masih dengan sehat," ujarnya.

Sementara itu, berkaitan dengan eks lubang tambang yang menewaskan dua orang anak-anak di Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda beberapa waktu lalu, yang diminta untuk ditindaklanjuti.

Kombes Pol Ary Fadli, mengatakan bahwa berkaitan soal eks lubang tambang tersebut pihaknya telah lakukan penyelidikan. Kini dari Satreskrim Polretsa Samarinda sudah memerika beberapa saksi.

Baca juga: Patroli Beat Polresta Samarinda Amankan Seorang Pelaku Pencurian

"Dan kita akan lakukan klarifikasi, karna lubang itu sudah sangat lama, sehingga butuh klarifikasi pihak terkait, baik pihak ESDM, Direktur tambang kita harus cari tahu apakah asal usul pembuat lubang itu," imbuhnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved