Berita Berau Terkini
Jalan Kampung Bena Baru Bakal Dihitamkan, Pemkab Berau Alokasikan Anggaran Rp 13,4 M
Jalan Kampung Bena Baru bakal dihitamkan, Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp 13,4 miliar.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Akses jalan menuju Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung, bakal dihitamkan pada tahun ini.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 13,4 miliar.
Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, pihaknya akan merealisasikan pengaspalan jalan pada akses satu-satunya menuju Kampung Bena Baru tersebut.
"Akses jalan yang selama ini menjadi keluhan, insya Allah, akan diaspal tahun ini," ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (2/5/2024).
Baca juga: 162 Jamaah Haji asal Berau Berangkat, Termuda 28 Tahun dan Tertua 83 Tahun
Dirinya mendorong peningkatan kemajuan mulai dari tingkat kecamatan hingga kampung, salah satunya di Kampung Bena Baru yang memiliki potensi di berbagai sektor.
Ia berkomitmen akan meningkatkan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian kampung.
Diakuinya, pengaspalan jalan tersebut sudah diusulkan sejak lama, namun tidak semudah itu dapat langsung direalisasikan.
"Pembangunan jalan ini diharapkan dapat menunjang perekonomian kampung dan meningkatkan taraf hidup masyarakat," ucapnya.
Pembangunan akses jalan menuju jembatan Bena Baru itu diharapkan dapat mempermudah masyarakat melalui jalan kampung.
Mereka yang menjual hasil bumi ke kampung lain tidak lagi terhambat dengan jalan yang berlubang dan becek ketika hujan turun.
Baca juga: Kelompok Peternak di 3 Kecamatan Berau Dapat Puluhan Kambing Etawa, Biaya Pengadaan Pakai APBD
Disampaikan Kepala Kampung Bena Baru, Nyelung Jalin, pihaknya sangat menyambut baik adanya kabar pembangunan akses jalan menuju kampungnya itu.
Masyarakat selama ini mengeluh dan kerap menanyakan terkait pengaspalan jalan di Bena Baru tersebut.
"Bersyukur akhirnya tahun ini jalan bisa diaspal, karena kalau hujan sudah pasti becek. Belum lagi ketika panas banyak debu berterbangan," bebernya.
Status jalan itu juga sudah Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK), sehingga tidak ada alasan untuk tidak dihitamkan.
Dirinya juga menyampaikan bahwa sebelumnya, jalan juga sempat longsor.
Ia mematikan akses jalan satu-satunya menuju Bena Baru.
"Tapi longsor itu sudah diatasi oleh pemerintah daerah dan tidak ada lagi potensi longsor yang patah di sana," ujarnya. (*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.