Berita Bontang Terkini
Kasus Stunting pada 4 Kelurahan di Bontang Masih Tinggi, Berbas Pantai Mencapai 29 Persen
Walikota Bontang Basri Rase pada Jumat lalu memenuhi undangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Walikota Bontang Basri Rase pada Jumat lalu memenuhi undangan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, ke Kota Semarang, Jawa Tengah.
Basri didaulat sebagai salah satu kepala daerah penerima penghargaan Manggala Karya Kencana, atas kontribusinya dalam hal penanganan stunting.
Apakah penghargaan tersebut layak diterima pemerintah kota Bontang?. Pertanyaan itu coba diurai Tribunkaltim dengan data penanganan stunting di Bontang tahun ini.
Baca juga: Pemkot Bontang Gelar Operasi Timbang Kembali guna Cegah Stunting, Targetkan 9.336 Bayi dan Balita
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Bontang Bambang Sri Mulyono mengatakan penghargaan yang diterima Walikota Basri Rase merupakan hasil yang sepadan, dengan upaya yang dilakukan pemerintah sejauh ini dalam hal penanganan stunting.
Bambang membeberkan berdasarkan data aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), kasus stunting di Bontang tahun ini berada diangka 19 persen, dari jumlah sasaran bayi dan balita 9.091 jiwa.
Dengan kata lain prevalensi stunting di kota Taman turun sekitar 3 persen dari data 2023.
Hal itu pun selaras dengan data, dari upaya pendekatan operasi timbang yang masif dilakukan setiap kelurahan setiap bulannya. Dimana pemerintah menggunakan Aplikasi Sirindu yang dikelola Dinas Kominfo untuk merekap.
Meski demikian Bambang mengakui beberapa kelurahan kasus stuntingnya masih tinggi, lebih dari 22 persen.
4 Kelurahan itu adalah;
- Kelurahan Bontang Lestari dengan jumlah anak 608, masuk kategori stunting 176 anak dengan prevelensi 28,9 persen.
- Kelurahan Berbas Pantai jumlah anak 548, masuk kategori stunting 159 anak dengan prevelensi 29 persen.
- Kelurahan Bontang Kuala jumlah anak 319, masuk kategori stunting 73 anak dengan prevelensi 22.9 persen.
- Kelurahan Guntung jumlah anak 576, masuk kategori stunting 157 anak dengan prevelensi 27.3 persen.
| Pemkot Bontang Batalkan Pembelian Mess Rp8 Miliar, Prioritaskan Anggaran Publik |
|
|---|
| Pemkot Bontang Alami Defisit Anggaran Rp150 Miliar, Banyak Program Dicoret |
|
|---|
| Eksepsi Ditolak, Sidang Korupsi Eks Plt Kadishub Bontang Berlanjut ke Pembuktian |
|
|---|
| Mantan Honorer Diskop-UKMPP Bontang Jadi Tersangka Proyek Fiktif, Korban Dua Orang |
|
|---|
| Bontang Dapat Tambahan 2.000 Sambungan Jargas, Target Terpasang 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240630_penimbangan.jpg)