Berita Balikpapan Terkini

Pemkot Minta Pertamina Tambah 15 Unit SPBU di Balikpapan untuk Atasi Antrean Kendaraan

Pemkot ajukan penambahan 15 unit SPBU di Kota Balikpapan untuk atasi antrean kendaraan

|
TribunKaltim.co/Dwi Ardianto
ANTREAN DI SALAH SATU SPBU DI BALIKPAPAN - Ilustrasi antrean BBM di unit SPBU MT Haryono yang masih kerap mengular. Pemkot ajukan penambahan 15 unit SPBU di Kota Balikpapan untuk atasi antrean kendaraan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah kota (Pemkot) meminta agar Pertamina Patra Niaga mengupayakan secara serius penambahan unit SPBU di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

Permintaan penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tersebut telah dituangkan melalui rapat koordinasi antara pemkot Balikpapan bersama Pertamina Patra Niaga, (19/12/2023) lalu.

Permintaan penambahan SPBU di Balikpapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pernyampaian tertulis dengan surat Walikota kepada Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) tertanggal 29 Januari 2024.

Dalam suratnya, Walikota meminta agar Pertamina berkenan melakukan penambahan beberapa unit SPBU/Pertashop di Kota Balikpapan, yang investasinya langsung dan dikelola oleh PT Pertamina (Persero).

Baca juga: Peluang Usaha SPBU dan Pertashop, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran Energi di Balikpapan

Baca juga: Pertamina: Jika IKN Beroperasi tapi Kota Penyangga Belum Siap, Antrean SPBU akan Semakin Memanjang

Baca juga: Solusi Kemacetan di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud Usulkan Tambah SPBU

Asisten I Tata Pemerintah Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, minimal terdapat 15 unit SPBU baru untuk penambahan pada tahap pertama.

"Mengingat penambahan SPBU atau pertashop dari investasi swasta atau masyarakat sangat berjalan lambat dan kurang diminati," ulas Zulkifli, Jumat (6/9/2024).

Berdasarkan permintaan Pemkot tersebut, Pertamina telah membangun 1 unit SPBU Modular di Lapangan Merdeka.

Kemudian segera menambah 4 unit SPBU Modular di Jalan Beje Beje, Gunung Pipa, Karang Jati dan Manggar Baru, 4 unit SPBU di Jln AMD Gunung Bahagia, Jalan Beje-Beje, Jalan Soedirman Prapatan dan Manggar.

Selain itu, Pertamina juga berencana membangun 5 unit Pertashop di Manggar, Jln. Soeprapto, Lamaru, Manggar Baru, dan di Sepinggan Baru.

"Semoga dengan pertambahan 5 unit SPBU Modular, 4 unit SPBU dan 5 unit Pertashop oleh PT Pertamina (Persero) tersebut, akan segera dapat mengatasi antrean panjang kendaraan pengisian BBM di SPBU," katanya.

Antrean Bukan Panic Buying

Kota Balikpapan terkenal dengan julukan Kota Minyak, ironisnya antrean kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jadi rutinitas harian.

ANTREAN DI SALAM SATU SPBU DI BALIKPAPAN - Pemandangan kendaraan yang sedang mengantre BBM di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang ada di kota Balikpapan. Antrean panjang di SPBU jadi rutinitas harian di Balikpapan. Pemkot sebut bukan panic buying
ANTREAN DI SALAH SATU SPBU DI BALIKPAPAN - Pemandangan kendaraan yang sedang mengantre BBM di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang ada di kota Balikpapan. Pemkot ajukan penambahan 15 unit SPBU di Kota Balikpapan untuk atasi antrean kendaraan.  (TribunKaltim.co/Zainul Marsyafi)

Menurut Asisten I Setdakot dan Kepala Diskominfo Kota Balikpapan, Zulkipli mengungkapkan masalah antrean panjang di SPBU bukan disebabkan oleh kepanikan masyarakat atau panic buying.

Ia menegaskan bahwa kuota BBM untuk Kota Balikpapan sebenarnya masih relatif cukup.

Baca juga: Balikpapan Makin Kekurangan SPBU Dampak Pertumbuhan Jumlah Kendaraan karena Adanya IKN di Kaltim

“Antrean terjadi bukan karena panic buying, tapi lebih karena kurangnya outlet penyalur BBM di Kota Balikpapan,” jelas Zulkipli, Kamis (5/9/2024).

Sebagai perbandingan, Kota Samarinda memiliki 34 unit SPBU, sementara Balikpapan hanya memiliki 14 unit, meskipun kebutuhan BBM di kedua kota relatif sama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved