Logistik Pilkada 2024 Tiba di KPU Bontang, Dikawal Ketat Bawaslu hingga Kepolisian

Logistik Pilkada 2024 tiba di KPU Bontang, dikawal ketat Bawaslu hingga kepolisian.

Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan
Logistik Pilkada 2024 telah tiba di Kantor KPU Bontang, Sabtu (26/10/2024) sore. Logistik berupa surat suara ini langsung dibongkar dengan pengawalan ketat dari Bawaslu dan kepolisian. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Logistik berupa surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah tiba di Kantor KPU Bontang, Sabtu (26/10/2024) sore.

Pengiriman logistik ini dikawal KPU, Bawaslu, dan kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelengkapan barang.

Divisi Hukum KPU Bontang, Hamzah mengungkapkan, logistik yang masuk berupa 140.074 surat suara yang dikemas dalam 141 boks.

Jumlah boks itu terdiri dari 70 boks untuk pemilihan gubernur dan 71 boks untuk pemilihan wali kota.

Selain Bontang, pengiriman ini juga mencakup logistik untuk Kabupaten Kutai Timur dan Berau.

“Surat suara ini kami terima bersamaan dengan pengiriman ke wilayah lain di Kaltim,” kata Hamzah.

Baca juga: KPU Bontang Putuskan Gelar Debat Kandidat di Bontang dan Samarinda, Cek Jadwalnya

Distribusi Logistik lewat Tiga Jalur Wilayah

Hamzah menjelaskan, distribusi surat suara di Kaltim dilakukan melalui tiga jalur utama sebagai berikut:

1. Jalur pertama mencakup Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.

2. Jalur kedua meliputi Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Paser.

3. Jalur ketiga meliputi Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, dan Berau.

“Pengiriman ini melengkapi logistik lainnya seperti kotak suara, tinta, dan sampul yang telah lebih dulu tiba. Kami tinggal menunggu formulir, karet pengikat, dan beberapa peralatan lain yang diperkirakan akan tiba dalam lima hari ke depan,” jelas Hamzah.

Baca juga: Yusuf Kritik Rencana KPU Bontang Gelar Debat Pilkada 2024 di Samarinda dan Jakarta

Sortir dan Pelipatan Surat Suara

Setelah semua logistik terkumpul, tahap berikutnya adalah proses sortir dan pelipatan surat suara.

Langkah ini penting untuk memastikan seluruh surat suara dalam kondisi baik dan bebas dari kerusakan. 

“Jika ditemukan kerusakan, kami akan segera berkoordinasi untuk menggantinya agar distribusi ke TPS bisa tepat waktu,” ujar Hamzah. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved