Berita DPRD Bontang

Wakil Ketua DPRD Maming Dorong KPU Bontang Pastikan Debat Kandidat Transparan dan Objektif

KPU Bontang untuk memastikan debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota berlangsung transparan dan objektif dengan melibatkan panelis

|
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN
DEBAT KANDIDAT PILKADA - Wakil Ketua DPRD Bontang Maming, mengungkapkan, debat kandidat Pilkada Bontang 2024 biasanya ditayangkan langsung melalui televisi nasional dan lokal, memberikan kesempatan kepada publik untuk menyaksikan paparan program dan visi-misi setiap paslon.  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Wakil Ketua DPRD Bontang Maming, mendorong KPU Bontang untuk memastikan debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota berlangsung transparan dan objektif dengan melibatkan panelis dan moderator independen. 

Ia menegaskan bahwa format debat sangat penting agar masyarakat dapat menilai secara jelas program dan kapasitas para calon pemimpin.

Maming menjelaskan bahwa debat kandidat biasanya ditayangkan langsung melalui televisi nasional dan lokal, memberikan kesempatan kepada publik untuk menyaksikan paparan program dan visi-misi setiap paslon. 

Dengan melibatkan panelis yang tidak terafiliasi dengan pasangan calon, ia berharap akan tercipta suasana debat yang lebih adil dan dapat dipercaya.

Baca juga: Kampanye Pilkada Bontang 2024 Paslon Najirah-Aswar Sapa Warga Pasar Malam Berbas, Serap Aspirasi 

“Debat yang transparan sangat penting agar tidak ada kecurigaan terkait materi atau pertanyaan yang diajukan. Kami ingin masyarakat melihat secara langsung gagasan dan jawaban dari para calon,” ujarnya Maming kepada TribunKaltim.co, Rabu (8/10/2024).

Politikus PDI-Perjuangan ini juga mengingatkan pentingnya integritas dari panelis dan moderator yang terlibat dalam debat. 

Menurutnya, pemilihan mereka seharusnya didasarkan pada rekam jejak yang jelas dan keahlian di bidangnya. 

Ia mencontohkan pengalaman buruk dari debat sebelumnya, di mana salah seorang moderator diganti setelah protes dari tim paslon dan masyarakat karena dianggap terhubung dengan partai pendukung salah satu paslon.

Baca juga: Sigit Alfian Tinggalkan Najirah-Aswar di Pilkada Bontang 2024, Pilih Bersandar ke Neni-Agus Haris

“Semoga kejadian seperti itu tidak terulang di Pilkada tahun ini. Kami menginginkan debat yang bebas dari pengaruh politik,” tegas Maming.

Tak Punya Irisan Politik

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang Acis Maidy Muspa mengatakan, sangat menghargai pandangan yang diberikan DPRD sebagai bentuk pengawasan atas kinerja KPU, dan proses Pilkada tahun ini.

Ia pun memastikan dalam debat kandidat nantinya akan melihatkan figur-figur profesional, akademisi atau tokoh masyarakat yang netral tidak memiliki irisan politik.

Dan tentunya juga keterkaitan dengan 4 paslon yang ada hari ini. Mereka lah juga yang nantinya akan merumuskan daftar pertanyaan bagi debat paslon.

Baca juga: Air Bersih hingga Sanitasi Jadi Fokus Neni-Agus jika Terpilih pada Pilkada Bontang 2024

"Yang jelas panelis harus mempunyai integritas dan netral dan tidak memihak kepada paslon. Ini menjadi poin terus lihat, terutama rekam jejaknya mereka yang nanti dilibatkan," terangnya. (*)

 


 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved